Siramkan Air Kencing, Massa Aksi Sebut Kominfo Lebih Baik Jadi WC

Suara Depok | Suara.com

Senin, 01 Agustus 2022 | 19:51 WIB
Siramkan Air Kencing, Massa Aksi Sebut Kominfo Lebih Baik Jadi WC
air seni - kominfo - blokir pse (Suara/com/Dicky Prastya)

Depok.suara.com - Aksi simbolis menyiramkan air kencing ke kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang berada di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat tetap dilakukan oleh Blok Politik Pelajar (BPP), Senin (1/8/2022).

Sebelumnya, hal itu bakal dilakukan dengan aksi 'Ramai-Ramai Lempar Botol Pipis ke Keminfo,' namun diurungkan karena ada kritikan dari sejumlah pihak.

"Kendati Blok Politik Pelajar (BPP) mengurungkan seruan, "Ramai-Ramai Melemparkan Botol Pipis ke Kemkominfo", Kami tetap bertanggung jawab dengan datang ke lokasi dan melakukan aksi menyiram air pipis di Gedung Kemkominfo, Jakarta Pusat," tulis BPP dalam keterangan tertulisnya kepada Suara.com, Senin (1/8/2022).

Aksi penyiraman itu lantas dilakukan dengan menyiramkan air kencing tembok pagar gedung, yang bertuliskan, 'Kementrian Komunikasi dan Informatika.'

Berdasarkan video yang dikirimkan ke Suara.com, tampak salah satu perwakilan BPP menyiramkan air kencing dari sebuah botol ke tembok yang bertuliskan, 'Kementerian Komunikasi dan Informatika.' Lewat aksi penyiraman itu BPP menganggap Kominfo lebih baik dari WC, karena melalukan pemblokiran ke sejumlah aplikasi.

"Aksi merupakan luapan kekesalan terhadap kebijakan Kominfo yang memblokir sejumlah platform digital, seperti Steam, Paypal, CSGO, dan lain-lain. Pemblokiran itu berdampak pada kerugian bagi pekerja digital. Air pipis ini sebagai simbol bahwa Kemkominfo lebih pantas jadi WC ketimbang mengurus persoalan publik," tulis BPP.

Dipastikan dalam aksi tidak ada penangkapan atau kekerasan dari aparat.

Dalam aksi ini tidak ada korban penangkapan, korban kekerasan dari pihak manapun dan kerusakan seperti yang ditudingkan oleh Koalisi dalam rilisnya. Hal ini juga merupakan pesan pada Publik manapun bahwa kemarahan kepada Kekuasaan, terkhusus Kominfo tidak dapat dibendung. Semoga kita bisa menuangkan kegeraman ini beramai-ramai, di kemudian hari," tulis BPP dalam rilisnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, BPP membatalkan aksi 'Ramai-Ramai Lempar Botol Pipis' ke kantor Kominfo. Aksi simbolik dimaksudkan bentuk protes dan penolakan atas kebijakan Kominfo terkait Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang mengakibatkan sejumlah aplikasi diblokir sehingga tidak dapat diakses.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkominfo: Pendaftaran PSE untuk Lindungi Warganet dari Serangan Siber

Menkominfo: Pendaftaran PSE untuk Lindungi Warganet dari Serangan Siber

Tekno | Senin, 01 Agustus 2022 | 19:43 WIB

Pemerintah Diminta Akomodir Kritik Terkait PSE Lingkup Privat

Pemerintah Diminta Akomodir Kritik Terkait PSE Lingkup Privat

Tekno | Senin, 01 Agustus 2022 | 19:38 WIB

Buntut Steam hingga PayPal Diblokir, Sejumlah Karangan Bunga Dikirim ke Kominfo: Kematian Kebebasan Internet

Buntut Steam hingga PayPal Diblokir, Sejumlah Karangan Bunga Dikirim ke Kominfo: Kematian Kebebasan Internet

Hits | Senin, 01 Agustus 2022 | 19:11 WIB

Terkini

3 Rekomendasi HP POCO Rp1 Jutaan 2026: Performa Ngebut, Harga Bersahabat

3 Rekomendasi HP POCO Rp1 Jutaan 2026: Performa Ngebut, Harga Bersahabat

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:15 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman

Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman

Jogja | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:12 WIB

Tembus Rp4,7 Triliun! Intip Ke Mana Saja Larinya Belanja Pemerintah Pusat di Sulsel

Tembus Rp4,7 Triliun! Intip Ke Mana Saja Larinya Belanja Pemerintah Pusat di Sulsel

Sulsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:11 WIB

Wujudkan Hunian dan Kendaraan di BRI Expo 2026 Medan Goes to Royal Sumatra

Wujudkan Hunian dan Kendaraan di BRI Expo 2026 Medan Goes to Royal Sumatra

Bri | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:10 WIB

Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan

Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:09 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

Harga Setara Motor, Sepeda Listrik Ini Punya Jarak Tempuh 96,5 Km

Harga Setara Motor, Sepeda Listrik Ini Punya Jarak Tempuh 96,5 Km

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut

Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:05 WIB

Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup

Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup

Jogja | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:04 WIB