Depok.suara.com - Ada fakta baru yang diungkap oleh Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak. Kali ini dirinya menyebutkan tentang bukti adanya percakapan elektronik dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Dalam pesan elektronik tersebut
seorang ajudan inisial D disebut menghasut Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi. Karena adanya provokasi tersebut ternyata menimbulkan pertengkaran antara Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi.
Kamarudin pun menjelaskan provokasi yang dilakukan oleh ajudan D yaitu, pertama mengatakan Brigadir J memakai parfum yang mirip dengan parfum yang digunakan Putri Chandrawathi.
Kedua, ajudan D mengaku pernah pergoki Brigadir J mau menembak foto Ferdy Sambo. Ketiga, menghasut Ferdy Sambo seolah almarhum membocorkan rahasia.
Sehingga memicu pertengkaran antara Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati. Menyebabkan Putri Chandrawathi sakit.
"Ada rekaman elektroniknya berupa percakapan elektronik. Pesan singkat whatsapp," ungkap Kamaruddin, selaku pengacara keluarga Brigadir J.
Sumber: Suara.com