Atas kasus tersebut, Kamaruddin mengaku sudah menyurati berbagai pihak termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden Ma'ruf Amin, hingga Menteri BUMN Erick Thohir, namun surat-surat tersebut tidak mendapat balasan. Untuk itu, dirinya membongkar masalah tersebut kepada pemegang saham yaitu seluruh masyarakat Indonesia.
"Lalu saya harus bersurat ke mana lagi?" tanya Kamaruddin.