PeduliLindungi Akan Tersedia Dalam 14 Bahasa: Italia, Arab Hingga Jerman

Suara Depok Suara.Com
Minggu, 04 September 2022 | 13:19 WIB
PeduliLindungi Akan Tersedia Dalam 14 Bahasa: Italia, Arab Hingga Jerman
Logo PeduliLindungi (kemenkes.go.id)

Depok.suara.com - Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Indonesia yang akan digelar pertengahan November 2022 di Bali. 

Dilansir dari laman kemenkes.go.id Kementerian Kesehatan akan mendukung acara tersebut dengan memaksimalkan pelayanan di bidang kesehatan di antaranya dengan menyiapkan PeduliLindungi dalam 14 bahasa. 

Hal tersebut merupakan upaya Kemenkes dalam memastikan para tamu presidensi KTT G20 mendapatkan pelayanan kesehatan yang berstandar paling maksimal.

Saat ini Peduli Lindungi sudah tersedia dalam 9 bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Cina, bahasa Prancis, bahasa Jepang, bahasa Rusia, bahasa Arab, bahasa Korea, dan bahasa Spanyol. 

Untuk selanjutnya akan dilakukan secara bertahap dan masih dalam proses untuk penambahan 5 bahasa baru diantaranya bahasa Portugis, bahasa Jerman, bahasa Italia, dan bahasa Turki.

Kemenkes juga akan menyiapkan 3 hal penting selama pelaksanaan KTT G20 yakni standar protokol kesehatan, persiapan layanan kesehatan, dan akses komunikasi delegasi terhadap protokol kesehatan dan layanan kesehatan.

Untuk standar protokol kesehatan diantaranya delegasi diharuskan sudah vaksinasi dosis lengkap dan terdata di PeduliLindungi sebelum keberangkatan.

Juga diharapkan memiliki asuransi kesehatan atau travel insurance yang menjamin perawatan RS, termasuk COVID-19.

Pada saat di bandara, Kemenkes menyiapkan layanan verifikasi jika belum verifikasi sertifikat vaksinasi. Selanjutnya delegasi dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan pemeriksaan gejala COVID-19.

Baca Juga: Hanya Pikirkan Orientasi Jangka Pendek, Pemerintah Dinilai Tergesa-gesa Naikkan Harga BBM

Selanjutnya tamu VVIP akan dilakukan RT-PCR 124 jam di venue sebelum kegiatan berlangsung, sementara untuk semua delegasi disediakan antigen.

Selanjutnya tamu VVIP akan dilakukan RT-PCR 124 jam di venue sebelum kegiatan berlangsung, sementara untuk semua delegasi disediakan antigen.

Para tamu juga diminta periksa suhu tubuh dan scan QR PeduliLindungi setiap masuk venue. Jika suhu >37.5 C, harus dilakukan RT-PCR.

Pada saat sebelum pulang, Kemenkes menyediakan layanan RT-PCR bagi delegasi yang membutuhkan.

Terkait layanan kesehatan, Kemenkes mendirikan mini ICU, klinik, dan membentuk tim mobile yang disiapkan di tempat pelaksanaan KTT.

Tenaga medis di mini ICU disiagakan dokter dari berbagai spesialis seperti jantung, penyakit dalam, konsultan jantung, anestesi, dokter umum, dan perawat ICU. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI