Depok.suara.com, Seorang pria yang tega membakar istri di daerah Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Selasa (6/9/2022) lalu berhasil ditangkap jajaran Polres Metro Depok di wilayah Pasar Rebo Jakarta Timur.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 44 UU RI No 23 Tahun 2004 tentang kekerasan fisik dalam rumah tangga dengan pidana ancaman 10 tahun penjara.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan, pelaku berhasil ditangkap Tim Opsnal dan PPA Reskrim Polrestro Depok berhasil menangkap pelaku di daerah Jakarta Timur setelah buron selama lima hari.
"Pelaku LN kita tangkap di rumah temannya daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur, malam hari. Pada waktu ditangkap pelaku tidak melawan dan pasrah," ujarnya.
Lebih lanjut Kapolres menuturkan, Motif pelaku ini emosi terhadap anaknya awalnya namun karena sang ibu membela jadi pelaku pada saat kejadian habis minum-minuman keras bersama temannya di bengkel depan rumah sekitar pukul 21.30 WIB langsung menyiramkan tiner dan membakar istri serta anak perempuan masih kecil.
"Saat kejadian pelaku habis minum-minuman keras bersama temannya di bengkel depan rumah sekitar pukul 21.30 WIB langsung menyiramkan tiner dan membakar istri serta anak perempuan masih kecil," tuturnya.
Sementara itu, korban yang merupakan istrinya sendiri kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena mengalami luka bakar yang cukup parah.
"Kondisi korban sampai saat ini masih dalam perawatan itensif di rumah sakit. Selain itu barang bukti tinner juga sudah kita untuk proses hukum lebih lanjut," terangnya.
Kemudian Kapolres mengatakan, untuk para anak-anak korban yang masih di bawah umur, Kapolres Metro Depok akan memberikan pendampingan memberikan Trauma Healing.
Baca Juga: Trending, Yang Yang WayV Mendapat Respons Positif karena Cover Lagu Ini
"Wajib, karena korban masih anak-anak jadi kita berikan pendampingan berupa Trauma Healing," ucap Kapolres Metro Depok Kombes Imran.
Tujuan Trauma Healing, lanjut Kombes Imran adalah untuk mengatasi kekhawatiran anak-anaknya memulihkan seperrti normal lagi.