Depok.suara.com, Guna menikatkan pengamanan di SPBU pasca naiknya harga BBM dan rencana rencana berbagai elemen masyarakat yang akan menggelar demo serentak menolak harga bahan bakar minyak (BBM) pada Selasa (6/9) Aparat kepolisian Polsek Bojongsari tingkatkan pengamanan di sejumlah SPBU yang ada.
Kapolsek Bojongsari Kompol Yogi Maulana mengatakan, sebagai bentuk antisipasi hal tidak diinginkan terjadi dalam rencana mau ada pergerakan massa dari berbagai elemen ke Jakarta untuk aksi unjuk rasa, dirinya mengerahkan anggota untuk lakukan pengamanan di SPBU.
"Wilayah kecamatan Sawangan dan Bojongsari terdapat 11 SPBU yaitu 8 pemerintah, 2 swasta Shell dan 1 Vivo. Pengamanan dilakukan anggota dengan patroli ke masing-masing SPBU melakukan pemantauan antisipasi hal tidak diinginkan bakal terjadi," ujarnya.
Dia menambahkan pengamanan dilakukan secara mobile dengan menurunkan 20 personil untuk melakukan pemantauan wilayah.
"Pengamanan kita fokuskan pada patroli dan pengaturan lalu lintas. Yang sifatnya isidentil terkait pergerakan massa ke Jakarta sampai saat ini belum ada. Jika nanti ada eskalasi meningkat akan ada penebalan anggota untuk mengamankan,"ungkapnya.
Sementara itu berdasarkan pantauan beberapa SPBU yang ada di sepanjang Jalan Raya Bojongsari baik SPBU pemerintah maupun swasta masih kondusif.
"Secara umum tidak ada peningkatan antrian atau massa yang lakukan aksi demo di SPBU maupun di jalan masih normal,"pungkasnya.