Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Vania Rossa

Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
Ilustrasi biaya kesehatan makin mahal. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Kenaikan biaya kesehatan kini menjadi salah satu kekhawatiran banyak keluarga Indonesia.

  • Harga rawat inap, obat-obatan, hingga tindakan medis terus meningkat dari tahun ke tahun, bahkan lebih cepat dibanding kenaikan pendapatan masyarakat.

  • Bagaimana cara mempersiapkan diri menghadapi biaya kesehatan yang semakin mahal?

Suara.com - Kenaikan biaya kesehatan kini menjadi salah satu kekhawatiran banyak keluarga Indonesia. Harga rawat inap, obat-obatan, hingga tindakan medis terus meningkat dari tahun ke tahun, bahkan lebih cepat dibanding kenaikan pendapatan masyarakat.

Di tengah kondisi ekonomi yang serba penuh perhitungan, situasi ini membuat banyak orang mulai bertanya: bagaimana cara mempersiapkan diri menghadapi biaya kesehatan yang semakin mahal?

Fenomena kenaikan biaya layanan kesehatan ini dikenal sebagai inflasi medis. Di Indonesia, laju kenaikan biaya medis disebut sudah melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran 5 persen.

Artinya, pengeluaran untuk berobat meningkat jauh lebih cepat dibanding kemampuan ekonomi rata-rata masyarakat.

Data World Bank mencatat pengeluaran kesehatan per kapita Indonesia naik dari sekitar US$118 pada 2019 menjadi sekitar US$132 pada 2023. Angka tersebut menggambarkan bahwa kebutuhan layanan kesehatan dan biaya perawatan terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir.

Lonjakan biaya juga terlihat pada sejumlah penyakit yang membutuhkan perawatan intensif. Data Allianz Indonesia periode 2020–2025 menunjukkan rata-rata biaya per kasus penyakit jantung meningkat 219 persen, kanker 179 persen, stroke 169 persen, DBD 183 persen, dan typhoid 116 persen.

Yang menjadi perhatian, penyakit seperti stroke, jantung, dan kanker kini tidak lagi hanya menyerang kelompok usia lanjut. Kasusnya semakin banyak ditemukan pada usia produktif, sehingga risiko finansial bagi keluarga ikut meningkat.

Melihat kondisi tersebut, keluarga Indonesia dinilai perlu mulai mempersiapkan strategi perlindungan kesehatan jangka panjang sejak sekarang.

Chief Product Officer Allianz Life Indonesia, Cheang Khai Au, mengatakan kenaikan biaya medis kini memengaruhi cara masyarakat mengelola perlindungan finansial mereka.

baca juga

“Kenaikan biaya medis bukan hanya berdampak pada rumah sakit atau industri kesehatan, tetapi juga memengaruhi cara masyarakat mempersiapkan perlindungan untuk finansialnya. Di tengah inflasi medis yang terus meningkat, Allianz berkomitmen membantu masyarakat tetap merasa aman dan terlindungi. Kami juga senantiasa mengimbau nasabah untuk rutin meninjau manfaat perlindungan yang dimiliki agar dapat terus mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal,” ujar Cheang.

Lalu, apa saja yang bisa dilakukan keluarga Indonesia untuk menghadapi biaya kesehatan yang semakin mahal?

1. Rutin Mengecek Perlindungan Kesehatan
Banyak orang memiliki perlindungan kesehatan, tetapi jarang mengevaluasi apakah manfaatnya masih sesuai dengan kebutuhan saat ini. Padahal biaya medis terus berubah.

Melakukan review perlindungan secara berkala penting agar manfaat yang dimiliki tetap relevan dengan kondisi kesehatan dan biaya rumah sakit terkini.

2. Pahami Isi dan Cakupan Perlindungan
Tak sedikit orang baru membaca detail perlindungan ketika sudah sakit. Karena itu, penting memahami manfaat, batasan, hingga ketentuan polis sejak awal agar tidak muncul kebingungan saat membutuhkan layanan kesehatan.

3. Jangan Terburu-buru Menghentikan Proteksi
Saat kondisi keuangan sedang ketat, sebagian orang memilih menghentikan perlindungan kesehatan. Namun langkah ini justru bisa memunculkan risiko finansial lebih besar ketika harus menghadapi biaya pengobatan mendadak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Turun Tangan: Klaim Asuransi Kesehatan Dipangkas Jadi 5 Persen, Ini Aturannya

OJK Turun Tangan: Klaim Asuransi Kesehatan Dipangkas Jadi 5 Persen, Ini Aturannya

Bisnis | Jum'at, 19 September 2025 | 14:15 WIB

Jadi Pilihan Ibu Raffi Ahmad, Berapa Biaya Berobat di Mount Elizabeth Hospital Singapura?

Jadi Pilihan Ibu Raffi Ahmad, Berapa Biaya Berobat di Mount Elizabeth Hospital Singapura?

Lifestyle | Sabtu, 13 September 2025 | 17:15 WIB

Berapa Biaya Berobat di Singapura? Agus Salim Ngotot Rp300 Juta dari Denny Sumargo Gak Bakal Cukup

Berapa Biaya Berobat di Singapura? Agus Salim Ngotot Rp300 Juta dari Denny Sumargo Gak Bakal Cukup

Lifestyle | Sabtu, 30 November 2024 | 09:47 WIB

Terkini

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:14 WIB

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:09 WIB

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:07 WIB

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 07:59 WIB

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 07:54 WIB

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 07:51 WIB

×