Motif Bjorka Bocorkan Data Pemerintah Terungkap: Demi Kakek yang Terbuang dari Indonesia karena Peristiwa 1965

Suara Depok

Minggu, 11 September 2022 | 17:14 WIB
Motif Bjorka Bocorkan Data Pemerintah Terungkap: Demi Kakek yang Terbuang dari Indonesia karena Peristiwa 1965
Ilustrasi hacker, peretas -hacker terkenal di Indonesia (Pixabay)

Depok.suara.com - Hacker Bjorka sudah mengungkapkan motif di balik aksinya yang melakukan doxing kepada situs-situs pemerintah Indonesia. 

Dirinya mengaku melakukan tindakan itu karena seseorang yang dekat dengannya. Melalui akun Twitternya, Bjorka menyebut memiliki teman yaitu kakek tua warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri.

Kakek tua ini kini statusnya tidak lagi menjadi seorang WNI karena kebijakan tahun 1965 yang diduga adalah peristiwa Gerakan 30 September.

"Saya punya teman orang Indonesia yang baik, dan dia bercerita banyak tentang betapa kacaunya Indonesia. aku melakukan ini untuknya," cuit akun Bjorka dikutip Beritahits.id pada Minggu, (11/9/2022).

Bagi Bjorka, sosok temannya ini adalah orang yang sangat pintar. Orang inilah yang mengurusnya sejak kecil. Bahkan berharap agar bisa kembali pulang dan membangun Indonesia dengan teknologi layaknya Presiden BJ Habibie.

Tapi takdir berkata lain. Kakek Bjorka meninggal dunia tahun lalu.

Dia juga meminta kepada pengikutnya di Twitter untuk tidak repot-repot mencoba melacak siapa sosok tersebut lewat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

"Ya jangan coba lacak dia (kakek) dari Kemenlu, karena Anda tidak akan menemukan apapun," ungkap Bjorka.

Motif terselubung Bjorka muncul sampai menghebongkan jagat media sosial tak lain mewujudkan mimpi sang kakek yang sudah almarhum. Dan menunjukan betapa mudahnya Bjorka dapat membobol data yang dikelola pemerintah Indonesia.

"Saya hanya ingin menunjukkan betapa mudahnya bagi saya untuk masuk ke berbagai pintu karena kebijakan perlindungan data yang buruk. Apalagi jika dikelola oleh pemerintah," ucap dia.

Masih di cerita Bjorka retas pemerintah Indonesia, kata dia, pemimpin teknologi seharusnya jangan dipercayakan kepada seorang politisi atau tentara. Tapi kepada seseorang yang mengerti.

"Tidak ada yang akan berubah jika orang bo*** masih diberi kekuatan yang sangat besar. Pemimpin tertinggi dalam teknologi harus ditugaskan kepada seseorang yang mengerti, bukan politisi dan bukan seseorang dari angkatan bersenjata. karena mereka hanyalah orang-orang bo***," tegasnya.

Seperti diketahui, seorang hacker bernama Bjorka mengklaim telah berhasil melakukan peretasan terhadap kumpulan dokumen yang dikirimkan ke Presiden Jokowi. Sementara di dalamnya juga diklaim terdapat dokumen rahasia dari BIN.

Bjorka memamerkan hasil peretasannya itu melalui forum breached.to pada Jumat (9/9/2022). Dalam unggahannya, Bjorka memampangkan logo Presiden Republik Indonesia.

"Berisi transaksi surat tahun 2019-2021 serta dokumen yang dikirimkan kepada Presiden termasuk kumpulan surat yang dikirim oleh Badan Intelijen Negara yang diberi label rahasia," demikian yang Bjorka tulis pada unggahannya.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Senggol Puan Maharani Dan Erick Thohir, Akun Bjorka Ungkap Ketidakmungkinan Jadi Presiden 2024

Senggol Puan Maharani Dan Erick Thohir, Akun Bjorka Ungkap Ketidakmungkinan Jadi Presiden 2024

Sumsel | Minggu, 11 September 2022 | 16:49 WIB

Terungkap Motif Bjorka Retas Data Pemerintah Indonesia, Ternyata Karena Hal Ini

Terungkap Motif Bjorka Retas Data Pemerintah Indonesia, Ternyata Karena Hal Ini

Hits | Minggu, 11 September 2022 | 16:22 WIB

Selain Muchdi PR, Hacker Bjorka Juga Sebut Denny Siregar Makan Duit Pajak untuk Pecah Belah Masyarakat

Selain Muchdi PR, Hacker Bjorka Juga Sebut Denny Siregar Makan Duit Pajak untuk Pecah Belah Masyarakat

Surakarta | Minggu, 11 September 2022 | 15:58 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya

5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya

Banten | Jum'at, 05 Juni 2026 | 00:15 WIB

6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026

6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026

Jabar | Jum'at, 05 Juni 2026 | 00:05 WIB

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB

Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar

Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar

Banten | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:00 WIB

Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam

Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:55 WIB

Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?

Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?

Bogor | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:49 WIB

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:41 WIB

Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026

Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026

Jabar | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:37 WIB

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:33 WIB

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:27 WIB