Depok.suara.com - Setiap harinya, pasti kita sering menghadapi momen tidak mengenakan. Terlebih, jika Anda sering menghadapi orang yang suka marah.
Kemarahan biasanya dipicu karena tekanan mental seseorang yang sudah berlebih. Akibatnya, orang tersebut melampiaskan emosinya dengan amarah.
Namun, tenang saja, Anda bisa melakukan hal ini jika bertemu dengan orang yang suka marah. Karena, tips berikut cukup ampuh untuk menghadapi orang yang sering marah.
Mengutip dari berbagai sumber, berikut tips menghadapi orang marah. Simak selengkapnya ya!
1. Jangan bersikap reaktif
Saat Anda sedang dimarahi, berusahalah rileks. Misalnya istirahatkan tubuh Anda untuk menenangkan tubuh dan pikiran. Hitung sampai sepuluh.
Jangan terpancing oleh kemarahan walaupun kamu ditekan. Bereaksi hanya membuat Anda lemah. Meskipun Anda mungkin tergoda untuk menyerang, cobalah tidak tertekan ego Anda sendiri.
Cara yang bisa dilakukan adalah dengan berpikir logis dan mempertanyakan, Apa masalahnya? Bagaimana cara penyelesaiannya? Apakah bisa selesai dengan amarah?
2. Berlatih menahan tangan untuk texting penuh kemarahan
Baca Juga: Lagu Teman Mari Kita Terbuka Jadi Sorotan, Warganet: Jadiin Lagu Wajib Diseluruh Sekolah Indonesia
Jangan membalas atau merespons sama sekali jika dia sedang marah via texting. Coba tahan tangan Anda dan emosi Anda untuk menuliskan hal-hal guna membalas amarahnya.
Jangan sampai Anda menuliskan hal-hal yang akhirnya membuat Anda menyesal. Apalagi sampai memaki-maki dia yang sedang marah kepadamu.
3. Biarkan kemarahannya mengalir
Saat seseorang sedang marah kepada Anda, maka biarkan kemarahan dia mengalir. Tak perlu Anda menyela dia agar semua segera berakhir. Tak usah berdebat atau membela diri.
4. Berempati
Cobalah berempati kepada orang yang sedang marah kepadamu. Coba cari tahu alasan dia marah kepadamu. Mungkin memang kamu berbuat salah tanpa kamu sadari.
5. Tetapkan batas
Jika orang terus-menerus marah kepadamu hanya untuk membuang amarah yang beracun, maka Anda harus bersikap tegas. Pertama tegur dia, katakan Anda tak suka dengan sikapnya.
Namun jika dia tetap marah, maka sudah saatnya Anda mengatakan cukup. Kemudian segera putuskan kontak dengannya. Tak perlu kita berteman dengan orang toxic semacam itu.