8 Penelitian Mengerikan Dalam Sejarah Manusia

Suara Depok

Jum'at, 23 September 2022 | 14:03 WIB
8 Penelitian Mengerikan Dalam Sejarah Manusia
Eksperimen unit 731 (Wikimedia common)

Depok.suara.com - Ilmu pengetahuan dapat meningkatkan kualitas kehidupan orang-orang di bumi dengan cara beragam. Selain dapat menyelamatkan orang, ilmu pengetahuan juga dapat mengembangkan teknologi dan membuat peradaban yang lebih maju.

Sehingga, dengan ilmu pengetahuan yang terus berkembang seiring dengan zaman semakin memudahkan manusia dalam menjalani kehidupan.

Tapi pada praktiknya, pengembangan ilmu pengetahuan juga bisa menjadi sesuatu yang justru membahayakan kehidupan manusia. Dalam sejarah, ambisi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan justru membuat ilmuwan melupakan batasan dan justru membuat manusia menderita karenanya.

Berikut adalah 8 penelitian yang paling tidak manusiawi dalam sejarah. Simak selengkapnya.

1. Proyek MKUltra

Proyek MKUltra adalah usaha CIA untuk menguasai kontrol pikiran yang dimulai pada tahun 1950an dan berlangsung sampai 1966 Tujuan proyek ini adalah mengkombinasikan penelitian senjata kimia untuk menciptakan obat pengontrol pikiran untuk memerangi Soviet.

Namun, pada praktiknya pengujian MKUltra sering diberi obat terutama halusinogen seperti LSD. Orang-orang yang diuji dibuat tertidur dan kekurangan sensorik, hipnotis, pelecehan seksual dan jenis penyiksaan psikologis lainnya, sementara beberapa tes terbukti mematikan.

2. Senjata Biologis

Pada tahun 1980-an, program penelitian perang biologis Uni Soviet menemukan cara menggunakan wabah, yang diketahui sangat mematikan. Sebagai senjata, wabah tersebut diluncurkan pada musuh-musuh lewat rudal.

baca juga

Selain wabah, program senjata biologis Soviet juga memiliki ratusan ton antraks dan cacar.

3. Large Hadron Supercollider

Large Hadron Supercollider (LHC) di Swiss, yang dibangun untuk mempelajari fisika partikel, adalah mesin ilmiah terbesar dan instrumen ilmiah tercanggih di dunia yang memiliki magnet raksasa. Namun, LHC telah disalahgunakan, sehingga menyebabkan gempa bumi dan menarik asteroid ke bumi.

LHC diklaim tidak akan menghasilkan lubang hitam yang bisa menelan bumi, namun beberapa teori menunjukkan bahwa pembentukan lubang hitam kecil mungkin dilakukan.

4. Percobaan Sifilis Tuskegee

Pada studi yang didanai pemerintah tahun 1932-1972, peneliti menolak pengobatan untuk sifilis pada 399 pasien Afrika Amerika di pedesaan Alabama. Pasien tersebut sebenarnya tidak diberitahu bahwa mereka menderita sifilis, sehingga hanya diobati dengan plasebo.

Tujuan percobaan tersebut adalah untuk mempelajari kemajuan alami sifilis jika tidak diobati. Pasca uji coba tersebut, diketahui 28 orang dalam penelitian meninggal karena sifilis sementara 100 orang meninggal akibat komplikasi terkait.

5. Kola Superdeep Borehole

Eksperimen Soviet tahun 1970 yaitu berusaha mengebor sedalam mungkin ke kerak bumi dan tahun 1994 mereka membuat lubang sepanjang 12 km di Semenanjung Kola di barat laut Rusia. Dengan lubang yang dibuat, ada kekhawatiran pengeboran ke arah pusat bumi dapat menghasilkan efek seismik yang tak terduga, seperti membuka planet ini.

6. Studi STD Guatemala

Dari tahun 1945 sampai 1956, sekitar 1500 orang Guatemala sengaja dibuat terinfeksi penyakit menular seksual, termasuk sifilis dan gonore oleh pemerintah AS. Subyek penelitian ini adalah anak yatim piatu, narapidana, pelacur, dan wajib militer. Periset menggunakan pelacur yang terinfeksi penyakit, suntikan, dan metode tidak bermoral lainnya untuk membuat subjek mereka sakit.

7. Proyekpenyembuhan homoseksual

Program penyiksaan medis dilakukan di Afrika Selatan antara tahun 1971 dan 1989 untuk menyembuhkan homoseksualitas dalam wajib militer. Hal itu dilakukan dengan perawatan paksa seperti terapi kejutan listrik dan pengebirian kimiawi.

8. Percobaan Kamp konsentrasi Nazi

Nazi melakukan eksperimen medis terhadap para tahanan yaitu dengan sengaja membuat mereka hipotermia, menginfeksi tahanan dengan malaria, menggunakan gas mustard, sterilisasi paksa, memberi tahanan racun yang berbeda, menginfeksi luka dengan bakteri dan mengisinya dengan serutan kayu dan kacang tanah.

Dokter Josef Mengele yang dijuluki ilmuwan jahat fokus pada anak kembar dari Yahudi atau Roma (gipsi).

Seharusnya eksperimen itu untuk mempelajari hereditas, namun dia justru mengeluarkan organ dari orang lain tanpa anestesi, suntikan dengan bakteri mematikan dan pemotongan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peneliti Ungkap 3 Fakta Mengejutkan Tentang Sikap Optimis, Panjang Umur?

Peneliti Ungkap 3 Fakta Mengejutkan Tentang Sikap Optimis, Panjang Umur?

Your Say | Jum'at, 23 September 2022 | 13:26 WIB

Menilik Lebih Jauh Manuskrip Jawa, Pesan Tersirat yang Diberikan Leluhur untuk Perkembangan Kehidupan Manusia

Menilik Lebih Jauh Manuskrip Jawa, Pesan Tersirat yang Diberikan Leluhur untuk Perkembangan Kehidupan Manusia

Jogja | Rabu, 21 September 2022 | 22:28 WIB

Bubur di Aduk vs Tidak di Aduk, Peneliti Buktikan Perbedaan Kecerdasannya

Bubur di Aduk vs Tidak di Aduk, Peneliti Buktikan Perbedaan Kecerdasannya

Depok | Rabu, 21 September 2022 | 11:05 WIB

Terkini

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:29 WIB

Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026

Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:28 WIB

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:18 WIB

Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter

Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:15 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:15 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Manga Remaja Bertema Gender Just Like Mona Lisa Resmi Diadaptasi Anime TV

Manga Remaja Bertema Gender Just Like Mona Lisa Resmi Diadaptasi Anime TV

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:10 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Skandal Heart Signal 5: Peserta Acara Dituduh Jadi Pelakor hingga Hancurkan Rumah Tangga Orang!

Skandal Heart Signal 5: Peserta Acara Dituduh Jadi Pelakor hingga Hancurkan Rumah Tangga Orang!

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi

3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB