Depok.suara.com - Gelombang warga Rusia yang melarikan diri dari negaranya masih terus berlangsung. Diketahui, mereka melarikan diri karena menolak mobilisasi militer yang diperintahkan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Namun, uniknya mereka melarikan diri menggunakan sepeda. Mengutip dari Reuters, mereka berbondong-bondong menggowes sepeda dengan bawaan yang cukup banyak.
Aksi tersebut merupakan bentuk penentangan warga terhadap perintah Putin yang menerapkan mobilisasi militer ratusan ribu pasukan cadangan untuk perang dengan Ukraina. Rencananya warga Rusia akan melarikan diri ke negara tetangga, Georgia menggunakan sepeda.
Hal ini pun memancing komentar warganet. Banyak yang beranggapan ini merupakan propaganda yang dibuat oleh Amerika.
"Yang ninggalin 10 orang, yang ikut ribuan orang tidak diberitakan. Begitulah propaganda mamarika dan sekutunya. Di negara mamarika beberapa ribu orang tidak setuju dengan kebijakan Biden di Ukraina sepi pemberitaan," tulis seorang warganet.
"Kalau diliat, 10 orang juga ga nyampe," ujar lainnya.
"Paling ha sampe 1 persen penduduk Rusia,, wkwk," pungkas warganet.