Eks Polisi Thailand Tembak Anak-anak, Renggut 22 Jiwa

Suara Depok | Suara.com

Kamis, 06 Oktober 2022 | 19:32 WIB
Eks Polisi Thailand Tembak Anak-anak, Renggut 22 Jiwa
Warga tengah berkumpul di depan lokasi kejadian penembakan di Thailand (Reuters)

Depok.suara.com - Penembakan terjadi di satu fasilitas penitipan anak dan seorang pejabat polisi mengatakan, setidaknya 22 anak-anak menjadi korban. Korban termuda baru berusia dua tahun, kata seorang anggota polisi setempat.

Pelaku penembakan, Panya Kamrab, merupakan anggota polisi yang dipecat tahun lalu karena kasus narkoba. Sehingga, membuat Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mengucapkan belasungkawa yang mendalam dan menggambarkan insiden sebagai "sangat mengejutkan".

"Dukacita kami untuk keluarga korban, baik yang meninggal maupun yang luka-luka," kata Prayuth.

Dalam pesan di Facebook, perdana menteri juga memerintahkan investigasi sesegera mungkin. Selain itu, masih dalam platform yang sama, Prayuth meminta polisi mempercepat investigasi tentang bagaimana tragedi ini terjadi.

Mengutip dari beberapa sumber, Kamrab masuk ke fasilitas tersebut dan mengeluarkan tembakan sebelum melarikan diri. Beberapa korban dikatakan ditikam.

"Sekitar 30 anak berada di fasilitas tersebut saat pelaku tiba sekitar jam makan siang," kata pejabat setempat, Jidapa Boonsom, mengutip dari Reuters, Kamis (6/10/2022).

Tersangka kemudian menembak empat atau lima staf, termasuk seorang guru yang tengah hamil delapan bulan, kata Jidapa.

"Awalnya kami mengira itu adalah [suara] mercon," kata Jidapa.

Polisi mengatakan, Kamrab marah setelah tiba di penitipan anak ini dan tidak mendapati anaknya. Ia lantas mengeluarkan tembakan dan menabrakkan kendaraannya ke kerumunan, sebelum pulang ke rumah dan membunuh istri dan anaknya, kata juru bicara polisi Paisan Luesomboon.

Mengutip dari AFP, seorang saksi mata, Paweena Purichan mengatakan dirinya mendapati pelaku mengendarai mobilnya secara ugal-ugalan.

"Ia ingin menabrakkan ke mobil-mobil lain di jalan," ujarnya.

"Ia menabrak sepeda motor dan dua orang luka-luka ... saya langsung menghindar," imbuhnya.

Eks polisi 'mudah' dapatkan senjata api

Pelaku yang membawa senjata dan pisau disebut media Thailand menembak diri sendiri setelah dia menembak istri dan anak-anaknya.

Motif penembakan sejauh ini belum jelas. Wartawan BBC untuk kawasan Asia Tenggara, Jonathan Head, mengatakan, penembakan ini sangat mengejutkan Thailand. Negara dengan kepemilikan senjata tinggi, namun kasus-kasus penembakan massal dengan korban anak-anak atau murid sekolah termasuk rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantan Polisi Jadi Pelaku Penembakan Massal yang Menewaskan 22 Anak

Mantan Polisi Jadi Pelaku Penembakan Massal yang Menewaskan 22 Anak

Kalbar | Kamis, 06 Oktober 2022 | 19:31 WIB

18 Orang Luka-luka Akibat Penembakan Massal di Thailand, Donor Darah Dibutuhkan

18 Orang Luka-luka Akibat Penembakan Massal di Thailand, Donor Darah Dibutuhkan

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 19:06 WIB

Sejumlah Pria Ngaku Polisi Diduga Hendak Larikan Motor Warga Medan, Begini Ceritanya

Sejumlah Pria Ngaku Polisi Diduga Hendak Larikan Motor Warga Medan, Begini Ceritanya

Sumut | Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:55 WIB

Terkini

Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.765.000/Gram

Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.765.000/Gram

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 09:05 WIB

Ulasan Film Anatomy of a Fall: Ketika Pernikahan Berubah Menjadi Tragedi!

Ulasan Film Anatomy of a Fall: Ketika Pernikahan Berubah Menjadi Tragedi!

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 09:00 WIB

Harga BBM Pertamina Naik Lagi, Pertamax Turbo Hingga Pertamina Dex Melambung

Harga BBM Pertamina Naik Lagi, Pertamax Turbo Hingga Pertamina Dex Melambung

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:54 WIB

Mahasiswa Kepung Jakarta Hari Ini: 3.225 Polisi Siaga di Titik Demo DPR, Kemendikti, hingga Gambir

Mahasiswa Kepung Jakarta Hari Ini: 3.225 Polisi Siaga di Titik Demo DPR, Kemendikti, hingga Gambir

News | Senin, 04 Mei 2026 | 08:54 WIB

Ravi Bagikan Aktivitas Terbaru Usai Kasus Wajib Militer, Tanda Comeback?

Ravi Bagikan Aktivitas Terbaru Usai Kasus Wajib Militer, Tanda Comeback?

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 08:52 WIB

Fakta Skandal Kiai di Pati: Diduga Cabuli 50 Santri, Modus Teror Tengah Malam di Samping Kamar Istri

Fakta Skandal Kiai di Pati: Diduga Cabuli 50 Santri, Modus Teror Tengah Malam di Samping Kamar Istri

Jawa Tengah | Senin, 04 Mei 2026 | 08:51 WIB

Respons Tenang Dokter Richard Lee Setelah Sertifikat Mualaf Dicabut

Respons Tenang Dokter Richard Lee Setelah Sertifikat Mualaf Dicabut

Entertainment | Senin, 04 Mei 2026 | 08:45 WIB

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:43 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini: Diprediksi Hujan Ringan di Tengah Peringatan Cuaca Ekstrem Jateng

Cuaca Semarang Hari Ini: Diprediksi Hujan Ringan di Tengah Peringatan Cuaca Ekstrem Jateng

Jawa Tengah | Senin, 04 Mei 2026 | 08:42 WIB

Digital Divide: Apakah Self-Service Hanya Inovasi untuk Generasi Muda?

Digital Divide: Apakah Self-Service Hanya Inovasi untuk Generasi Muda?

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 08:35 WIB