Depok.suara.com - Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengumumkan pencopotan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta dan digantikan dengan Irjen Pol Teddy Minahasa Putra. Hal ini karena imbas Tragedi Kanjuruhan.
Diketahui Irjen Pol Teddy Minahasa Putra adalah pria kelahiran Minahasa, Sulawesi Utara, pada 23 November 1971. Dirinya merupakan lulusan Akademi Kepolisian pada 1993 serta sempat meraih beberapa prestasi.
Pada tahun 2014, Teddy pernah mengemban tugas sebagai ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Kemudian saat menjabat staf ahli wapres tahun 2017, Teddy pernah mendapatkan penghargaan Seroja Wibawa Nugraha sebagai Lulusan Terbaik Progam Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI-TA 2017 Lemhannas RI.
Teddy Minahasa juga pernah menjadi penerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya. Adapun tanda kehormatan itu diberikan Presiden Jokowi dalam Peringatan ke-72 Hari Bhayangkara Tahun 2018.
Di tahun yang sama, Teddy juga pernah menjabat Kapolda Banten selama 3 bulan. Selanjutnya, ia dirotasi untuk menjabat Wakapolda Lampung sejak November 2018.
Saat masih menjabat staf ahli wapres tahun 2017, Teddy pernah mendapatkan penghargaan Seroja Wibawa Nugraha sebagai Lulusan Terbaik Progam Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI-TA 2017 Lemhannas RI.
Ia juga pernah menjadi penerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya. Adapun tanda kehormatan itu diberikan Presiden Jokowi dalam Peringatan ke-72 Hari Bhayangkara Tahun 2018.
Di tahun yang sama, Teddy juga pernah menjabat Kapolda Banten selama 3 bulan. Selanjutnya, ia dirotasi untuk menjabat Wakapolda Lampung sejak November 2018.
Baca Juga: Ubi Cilembu Khas Sumedang Diekspor ke Hongkong
Setelahnya pada tahun 2019, Teddy pernah ditujuk untuk menjabat Staf Ahli Manajemen Kapolri (Sahlijemen) Kapolri.
Memiliki harta 29,7 Miliar
Kapolda Jawa Timur ini juga tercatat memiliki harta kekayaan total senilai Rp29,97 miliar berdasarkan data yang ia laporkan ke KPK pada 26 Maret 2022 saat menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat.
Ini merupakan satu-satunya data harta kekayaan yang disampaikan Teddy ke KPK. Dilansir dari situs elhkpn.kpk.go.id, Teddy mempunyai harta bergerak dan harta tidak bergerak.
Teddy mencantumkan kepemilikan 53 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Pandeglang, Pasuruan, Pesawaran, dan Malang dengan estimasi nilai seluruhnya mencapai Rp25.813.200.000. Seluruh tanah dan bangunan berstatus hasil sendiri.
Teddy juga mempunyai sejumlah kendaraan yang turut disampaikan ke KPK. Nilainya sejumlah Rp2.075.000.000.