Depok.suara.com - Melanie Subono melemparkan pujian kepada Lesti Kejora karena berani melaporkan dugaan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Rizky Billar.
Hal ini dilihat dari tayangan YouTube Melaney Ricardo pada Senin, 10 Oktober 2022, Melanie Subono mengatakan bahwa dirinya akan ikut terlibat mengenai masalah yang menimpa semua makhluk hidup.
Salah satunya kasus KDRT yang kini sedang dialami oleh Lesti Kejora, dia mengatakan cukup salut dengan Lesti Kejora karena mau mengambil keputusan untuk melapor.
Pasalnya, banyak kasus KDRT di Indonesia yang tidak diketahui karena tidak adanya keberanian dari korban untuk melapor.
“Kasus seperti Lesti ini bikin orang lebih berani untuk melapor, sehingga terlihatlah kasus KDRT lebih banyak. Padahal, Cuma lebih banyak yang berani melapor," tuturnya.
“Lalu, banyak juga yang adanya pemakluman. Yang bikin aku sedih adalah banyak sekali di Indonesia kasus pemerkosaan, pelecehan, KDRT, kekerasan, itu kan secara data statistik dilakukan persentase lebih besar oleh ring satu atau orang terdekat, sehingga terjadi pemakluman”, imbuhnya.
Sehingga, dia menyimpulkan bahwa kasus-kasus yang menimpa wanita lebih banyak dipendam sendiri karena adanya ancaman dari keluarga. Salah satu alasannya adalah karena malu dengan tetangga.
Itulah salah satu penyebab mengapa angka kasus KDRT tidak pernah valid. Sehingga, pihak hukum maupun orang lain tidak bisa membantu.
“Aku sering melihat orang maju mundur dengan laporan. Karena keluarganya sendiri meminta atas nama agama, atas nama adat istiadat, dan paling utama adalah atas nama apa kata orang nanti?, itu yang menurutku konyol banget sih”, ungkapnya.
Baca Juga: Guru MTsN Bandar Lampung Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Rektor Unila
Melanie Subono juga menambahkan bahwa tindakan yang diambil oleh Lesti Kejora untuk melapor merupakan sebuah tindakan yang sangat berani.
Terlebih lagi ketika karirnya sudah semakin naik dan memiliki banyak penggemar.
“Banyak pemberitaan media yang mengatakan bahwa hancurlah karir Lesti Kejora, lengkaplah penderitaan dia. Kenapa harus hancur hidupnya selama-lamanya? Enggak. Tapi kalau orang disuruh dengar itu terus, bisa kejadian dalam dirinya”, ujarnya.