Studi Ungkap Makan Larut Malam Tingkatkan Resiko Obesitas

Suara Depok | Suara.com

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 08:18 WIB
Studi Ungkap Makan Larut Malam Tingkatkan Resiko Obesitas
Ilustrasi makan (Pexels.com)

Depok.suara.com - Sebagian orang menjadikan makan larut malam sebagai salah satu kebiasaan yang sulit untuk di hilangkan. Terlebih jika jadwal kerja yang terlalu sibuk dan menuntut untuk tidur larut, biasanya jadi pemicu seseorang ingin ngemil atau makan.

Bahkan, di beberapa negara, misalnya Spanyol dan Italia, masyarakatnya menikmati makan larut malam dan ini dianggap hal biasa.

Walaupun tidak secara langsung mengancam kesehatan, tetapi makan larut malam sudah sering dikaitkan dengan efek negatif. Studi terbaru menemukan bahwa kebiasaan makan larut malam malah bikin kamu makin lapar dan makin sulit membakar kalori.

Makan larut malam kerap dihubungkan dengan risiko obesitas. Namun, apakah hal ini disebabkan oleh rasa lapar dan nafsu makan? Pembakaran energi? Atau, apakah ada campur tangan jalur molekul di jaringan adiposa? Hal inilah yang ditelusuri oleh para peneliti Amerika Serikat di Brigham and Women’s Hospital. 

"Kami ingin menguji mekanisme yang bisa menjelaskan mengapa makan larut malam meningkatkan risiko obesitas," ujar peneliti senior, Prof. Frank Scheer, dalam pernyataan resmi di The Harvard Gazette.

Dimuat dalam jurnal Cell Metabolism pada 4 Oktober 2022, penelitian bertajuk "Late isocaloric eating increases hunger, decreases energy expenditure, and modifies metabolic pathways in adults with overweight and obesity" ini melibatkan 16 pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) di ranah obesitas.

Para partisipan diwajibkan untuk mengikuti jam tidur dan makan yang ketat 2–3 minggu sebelum penelitian dimulai. Untuk studi ini, para partisipan ditempatkan dalam dua protokol khusus, yaitu:

1. Makan dengan jadwal tetap: 9 pagi, 1 siang, dan 4.30 sore.
2. Makan dengan jadwal kelipatan 4 jam: mulai dari 1 siang dan berakhir pada 8.30 malam.

Saat mengikuti protokol, partisipan mengonsumsi makanan serupa, mencatat kapan rasa lapar muncul, memberikan sampel darah, dan mengikuti tes suhu tubuh dan pembakaran energi. Selain itu, para peneliti juga mengambil biopsi jaringan adiposa untuk menguji dampak jadwal makan yang berbeda terhadap ekspresi gen di jaringan tersebut.

"Dalam studi ini, kami menguji apakah waktu makan berpengaruh saat semua skenario ditetapkan sama," ujar kepala peneliti, Nina Vujovi.

Hasilnya, para peneliti mencatat bahwa makan larut malam memiliki dampak signifikan terhadap hormon pengatur nafsu makan, leptin (hormon kenyang) dan grelin (hormon lapar). Dibanding mereka yang tak makan larut malam, kadar leptin menurun selama 24 jam pada partisipan yang makan larut malam.

"Kami menemukan bahwa makan 4 jam lebih larut membuat perbedaan signifikan di tingkat kelaparan, proses tubuh membakar kalori setelah makan, dan cara tubuh menyimpan lemak," ujar Nina.

Mengejutkannya, saat partisipan makan lebih larut, tubuh mereka juga membakar kalori lebih lambat. Selain itu, ekspresi gen di jaringan adiposa memperlihatkan peningkatan adipogenesis (pertambahan jaringan lemak) dan berkurangnya lipolisis (pemecahan lemak). Dengan kata lain, lemak menumpuk di tubuh.

Makan larut malam membuat rasa ingin mengonsumsi makanan bertepung dan daging bertambah dua kali lipat. Selain itu, studi ini menemukan bahwa makan larut malam membuat mengidam makan makanan asin bertambah 80 persen.

Dalam penelitian ini, para peneliti juga mengatakan bahwa temuan ini menunjukkan hubungan mekanisme fisiologis dan molekuler terhadap makan larut malam dan risiko obesitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Enggak Perlu Ribet! Turunkan Berat Badan dengan Air Putih, Begini Caranya

Enggak Perlu Ribet! Turunkan Berat Badan dengan Air Putih, Begini Caranya

| Jum'at, 14 Oktober 2022 | 05:11 WIB

Begini Respons Universitas Udayana ? Tak Dirinci SPI Mahasiswa Kedokteran Rp 1,2 Miliar Per Orang

Begini Respons Universitas Udayana ? Tak Dirinci SPI Mahasiswa Kedokteran Rp 1,2 Miliar Per Orang

| Senin, 10 Oktober 2022 | 16:49 WIB

Studi Baru: Hampir 20% Video di TikTok Berisi Informasi Salah

Studi Baru: Hampir 20% Video di TikTok Berisi Informasi Salah

Tekno | Senin, 10 Oktober 2022 | 07:15 WIB

Terkini

Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat

Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:26 WIB

Hangout Makin Kece dengan Sontek 4 Ide Daily OOTD ala Karina aespa Ini!

Hangout Makin Kece dengan Sontek 4 Ide Daily OOTD ala Karina aespa Ini!

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:15 WIB

Banjir Cuan, 3 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Finansial Mulai 3 Mei 2026

Banjir Cuan, 3 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Finansial Mulai 3 Mei 2026

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14 WIB

AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?

AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:12 WIB

Strategi Metropolitan Land Mengelola Risiko di Tengah Dinamika Properti

Strategi Metropolitan Land Mengelola Risiko di Tengah Dinamika Properti

Video | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:00 WIB

Tiga Gagasan Pendidikan Ki Hajar Dewantara yang Dipertanyakan Penerapannya

Tiga Gagasan Pendidikan Ki Hajar Dewantara yang Dipertanyakan Penerapannya

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:55 WIB

5 Pilihan Cushion Pixy yang Tahan Lama, Bisa Samarkan Flek Hitam

5 Pilihan Cushion Pixy yang Tahan Lama, Bisa Samarkan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:51 WIB

Novel The Barn Identity: Misteri Kerangka Manusia di Dalam Lumbung

Novel The Barn Identity: Misteri Kerangka Manusia di Dalam Lumbung

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:31 WIB

Nikmati Sensasi Kuliner Hemat di Penyetan Cok dengan Promo Spesial BRI

Nikmati Sensasi Kuliner Hemat di Penyetan Cok dengan Promo Spesial BRI

Bri | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:13 WIB