Patahkan Asumsi Umum, Peneliti Ungkap Pemakai Ganja Tidak Berhubungan Dengar Rasa Malas

Suara Depok

Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:07 WIB
Patahkan Asumsi Umum, Peneliti Ungkap Pemakai Ganja Tidak Berhubungan Dengar Rasa Malas
Orang yang memakai ganja biasanya di asumsikan sebagai orang yang pemalas dan kehilangan gairah hidup. Namun, ilmuan buktikan hal lain. (Istockphoto)

Depok.suara.com - Selama ini, pemakaian ganja sering dikaitkan dengan sifat malas. Terlebih orang-orang yang menggunakannya di anggap tidak memiliki semangat hidup.

Namun, penelitian terbaru mengusulkan, asumsi semacam itu bisa muncul karena kita sebatas melihat apa yang terjadi pada segelintir orang. Ini dilakukan yanpa benar-benar memperhatikan apakah semua pengguna ganja memang malas.

Para ilmuwan dari Universitas Cambridge berkolaborasi dengan University College London dan King’s College London untuk mengamati perbedaan antara gaya hidup pemakai ganja dan mereka yang bukan. Sikap apatis (kurang motivasi) dan anhedonia (kehilangan minat terhadap kegiatan yang disukai) pada kedua kelompok diukur melalui kuesioner dan serangkaian aktivitas fisik. Hasil temuannya dipublikasikan bulan lalu dalam International Journal of Neuropsychopharmacology.

Menurut studi, saking seringnya kita melihat penggambaran ‘lazy stoner’ di layar kaca, kita akhirnya berpikir pemakai ganja semuanya pemalas, tanpa berusaha memastikan seberapa akurat anggapan itu.

Hasil penelitian kami menyiratkan stereotipe ini dibuat setengah hati, karena pemakai ganja tak melulu lebih malas daripada mereka yang tidak memakai ganja,” terang peneliti Martine Skumlien.

Ganja tentunya dapat menimbulkan efek psikofisik, tergantung pada faktor seperti jenis tanaman dan kepribadian para pemakainya. Namun, dengan mendalami kebenaran asumsi terhadap pemakaian ganja dan efek yang sesungguhnya terjadi pada pemakai, kita dapat lebih memahami sifat orang yang memakai ganja. Dengan cara ini jugalah, kita bisa membicarakan tanaman tersebut secara lebih objektif.

Riset ini diikuti oleh 274 orang usia remaja dan dewasa yang menggunakan ganja setidaknya seminggu sekali dan dengan rata-rata empat hari seminggu selama tiga bulan terakhir. Laporan mereka kemudian dibandingkan dengan responden yang bukan pengguna ganja dari kelompok usia dan jenis kelamin yang sama.

Pada tugas pertama, peserta diminta memberi peringkat untuk pernyataan-pernyataan seputar kesediaan mereka menghabiskan waktu bersama orang terdekat, mempelajari hal baru dan merampungkan pekerjaan.

Jawaban yang diterima peneliti menunjukkan, orang yang menggunakan ganja tidak lebih apatis atau tidak memiliki sikap anhedonia yang lebih tinggi daripada mereka yang bukan pengguna.

baca juga

Faktanya, mereka mendapat skor lebih rendah pada sikap anhedonia, yang menandakan pemakai lebih menikmati kegiatan yang disebutkan daripada kelompok yang tidak mengonsumsi ganja. Para peneliti menduga penyebabnya karena orang yang cenderung mencari kesenangan juga lebih cenderung menggunakan ganja. Akan tetapi, peneliti memperingatkan karena perbedaannya sangat kecil, kita perlu berhati-hati menafsirkan perbedaan itu.

Responden yang masih remaja, baik pengguna ganja maupun bukan, melaporkan sikap apatis atau anhedonia yang lebih tinggi daripada orang dewasa. Temuan ini menunjukkan, remaja tidak lebih rentan terhadap efek negatif ganja yang dirasakan daripada orang dewasa.

Selain itu, tim peneliti tidak menemukan hubungan sikap apatis atau anhedonia dengan frekuensi pemakaian ganja.

“Bukti yang kami temukan memperlihatkan pemakaian ganja tidak memengaruhi motivasi pengguna rekreasi. Ada peserta dalam penelitian kami yang menggunakan ganja sehari-hari, tapi mereka tidak menunjukkan tanda-tanda kurang motivasi hidup,” jelas peneliti Barbara Sahakian.

Namun, Sahakian menekankan studi mereka tidak dapat mengesampingkan kemungkinan pemakaian ganja yang berlebihan dapat memengaruhi motivasi. Contohnya, pada orang yang ketergantungan ganja.

Para peneliti kemudian menilai hubungan antara pemakaian ganja dan kesediaan melakukan sesuatu atau mendapatkan hadiah. Lebih dari setengah peserta melakukan serangkaian aktivitas yang berkaitan dengan perilaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teka-teki Teddy Minahasa Ngaku Ditipu Rp 20 Miliar, Berapa Harta Kekayaan Sebenarnya?

Teka-teki Teddy Minahasa Ngaku Ditipu Rp 20 Miliar, Berapa Harta Kekayaan Sebenarnya?

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:46 WIB

'Nyanyian' Teddy Minahasa Soal Dugaan Peredaran Narkoba: Bantah Terima Uang sampai Rencana Jebak Linda

'Nyanyian' Teddy Minahasa Soal Dugaan Peredaran Narkoba: Bantah Terima Uang sampai Rencana Jebak Linda

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:08 WIB

Kapolri Sebut Irjen Teddy Minahasa Terduga Pelanggar Peredaran Narkotika

Kapolri Sebut Irjen Teddy Minahasa Terduga Pelanggar Peredaran Narkotika

Tangsel | Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:45 WIB

Terkini

Pria Sumsel Tega Cabuli Anak Bawah Umur di Lampung Utara, Foto Polos Jadi Senjata Teror

Pria Sumsel Tega Cabuli Anak Bawah Umur di Lampung Utara, Foto Polos Jadi Senjata Teror

Lampung | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:40 WIB

Ekspansi ke DIY, VinFast Resmikan Dealer Perdana di Sleman dan Promo Bebas Biaya Tukar Baterai

Ekspansi ke DIY, VinFast Resmikan Dealer Perdana di Sleman dan Promo Bebas Biaya Tukar Baterai

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:36 WIB

KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa

KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:34 WIB

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:30 WIB

Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir

Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:27 WIB

Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya

Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:27 WIB

A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati

A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:25 WIB

Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak

Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton

Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:20 WIB

Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis

Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:20 WIB

×