Studi : Suar Matahari Dapat Sebabkan Radiasi Hingfa Kiamat Digital

Suara Depok

Selasa, 01 November 2022 | 09:02 WIB
Studi : Suar Matahari Dapat Sebabkan Radiasi Hingfa Kiamat Digital
Radiasi matahari bisa sebabkan kiamat digital (Nasa)

Depok.suara.com - Suar Matahari pernah dianggap bertanggung jawab atas lonjakan historis tingkat radiasi Bumi. Tetapi sebuah studi baru menunjukkan bahwa lonjakan radiasi itu mungkin tidak disebabkan oleh semburan Matahari seperti yang diyakini sebelumnya, melainkan karena sesuatu yang jauh lebih kuat dan masih misterius hingga kini.

"Ada semacam fenomena astrofisika ekstrem yang tidak kita pahami dan sebenarnya bisa menjadi ancaman bagi kita," kata Benjamin Pope, rekan penulis studi dan ahli astrofisika di University of Queensland, dikutip dari Futurism.

Mereka meneliti lingkaran pohon untuk mencari lonjakan karbon 14, sebuah isotop radioaktif karbon yang kehadirannya meningkat mewakili lonjakan tingkat radiasi di Bumi.

Peningkatan radiasi, pada gilirannya, disebabkan oleh peristiwa astrofisika misterius yang disebut "Peristiwa Miyake", sesuai nama ilmuwan Jepang yang menemukannya.

Menurut Pope, ada enam peristiwa Miyake yang diketahui dalam 10 ribu tahun terakhir, dengan yang terbaru terjadi pada tahun 993 M. Hingga saat ini, mereka diyakini disebabkan oleh badai Matahari parah yang biasanya terjadi pada puncak aktivitas bintik Matahari 11 tahun dalam siklus Matahari.

Tetapi setelah mengolah data, Pope dan timnya menemukan bahwa lonjakan radiasi ini muncul di seluruh siklus Matahari, tidak hanya pada puncaknya 11 tahun.

"Setidaknya dua, mungkin tiga dari peristiwa ini memakan waktu lebih dari satu tahun, yang mengejutkan karena itu tidak akan terjadi jika itu adalah suar Matahari," kata Pope.

Suar Matahari terakhir yang kuat yang menyerang planet kita terjadi pada tahun 1859 yang dikenal sebagai Peristiwa Carrington. Pada saat itu Peristiwa Carrington merusak infrastruktur telekomunikasi.

Di zaman yang sangat bergantung pada elektronik dan internet, peristiwa seperti Carrington bisa jadi lebih menghancurkan jika terjadi sekarang. Namun yang menakutkan, apa pun yang menyebabkan Peristiwa Miyake akan menjadi 100 kali lebih kuat daripada Peristiwa Carrington.

baca juga

Jadi kekuatan apa yang bertanggung jawab atas Peristiwa Miyake ini? Pope berpikir itu bisa jadi disebabkan rentetan semburan api Matahari yang meledak secara berurutan.

"Bukan hanya satu semburan Matahari, tetapi semburan api yang berulang kali meletus lagi dan lagi," jelasnya.

Apakah Bumi akan mengalami peristiwa seperti itu lagi dalam waktu dekat? Pope berpikir kemungkinannya tipis.

"Berdasarkan data yang tersedia, kira-kira ada satu persen peluang untuk mengalaminya lagi dalam dekade berikutnya," kata Pope.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi : Rehat Dari Media Sosial Bisa Kurangi Penyakit Mental

Studi : Rehat Dari Media Sosial Bisa Kurangi Penyakit Mental

Depok | Senin, 31 Oktober 2022 | 06:40 WIB

Say Cheese! Penampakan Matahari Tampilkan Wajah Tersenyum

Say Cheese! Penampakan Matahari Tampilkan Wajah Tersenyum

Tekno | Senin, 31 Oktober 2022 | 05:39 WIB

3 Dampak Negatif Matahari yang Penting Kalian Perhatikan

3 Dampak Negatif Matahari yang Penting Kalian Perhatikan

Purwasuka | Minggu, 30 Oktober 2022 | 17:36 WIB

Terkini

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

×