Depok.suara.com - Pakar gestur dan mikroekspresi Monica Kumalasari menyoroti perilaku dari para terdakwa dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J. Salah satu yang disoroti adalah ekspresi terdakwa persidangan kasus pembunuhan Brigadir J.
Dijelaskan oleh Monica pada salah satu momen terlihat terdakwa Ricky Rizal diminta jujur oleh ibu Brigadir J yang menangis histeris. Tetapi respon dari Ricky disebutnya memiliki blinking (kedipan mata) rate yang meningkat.
"Kedipan mata yang meningkat merupakan ekspresi dari seseorang yang sedang merasakan stress, dan wajar saja kasus ini membuat stress yang luat biasa kepada mereka," tutur Monica dikutip Suara.com dari tayangan metrotvnews, Rabu (02/11/2022).
Tetapi dirinya tidak melihat adanya
relasi atau respon dari emosi yang terlihat melalui ekspresi wajah Ricky. Dia malah membuat gestur berdiri dan hendak maju ke orang tua Brigadir J.
Menurut Monica, hal itu diduga karena ingin melakukan tindakan sungkem seperti Bharada E. Tetapi, Ricky menahannya dan tetap berdiri di lokasinya saat itu.
Monica menyebutkan bahwa ibu Brigadir J Rosti Simanjutak tampak membuat respon kepada kedua terdakwa Kuat dan Ricky untuk berbuat jujur, setelah keduanya melakukan permohonan maaf.
Sayangnya, kedua terdakwa tersebut dilihat Monica tak merespon perkataan ibu Brigadir J dengan anggukan kepala, namun justru terlihat kedipan mata Ricky meningkat.
"Artinya sama seperti di awal ketika RR ini menyatakan permohonan maafnya, saya tidak melihat banyak respon dari emosi yang terlihat melalui facial expressionnya," tutur Monica.
"Jadi apakah permintaan dari ibu Rosti Simanjuntak ini untuk berkata jujur ini akan diamini kemudian ditindaklanjuti oleh RR ini masih tanda tanya. Karena ekspresi yang dominan terlihat rasa stress," sambungnya.
Baca Juga: Berhentilah Berharap 5 Hal Berikut kepada Orang Lain, Jangan Sampai Kecewa
Kendati demikian, Monica menegaska kondisi yang dialami oleh Ricky tersebut terbilang wajar.