Depok.suara.com, Satu keluarga yang Satu keluarga didalam rumahnya di Komplek Citra Garden 1 Extension RT 07 RW 15 blok AC5/7, Kalideres, Jakarta Barat sempat membuat geger warga setempat, terlebih, setelah diperiksa dan diautopsi, keluarga tersebut tewas diduga lantaran dehidrasi dan dalam keadaan lapar karena lambungnya tidak ada sisa makanan.
Sontak, adanya kejadian tersebut langsung membuat kerabat dari para korban kaget bahkan heran.
Ris Astuti, yang merupakan adik dari K. Margaretha Gunawan (58), satu dari empat jenazah sekeluarga yang ditemukan tewas tersebut mengatakan bahwa dirinya mengaku sudah lama tidak berkomunikasi dengan keluarga kakaknya.
"Pertemuan terakhir dengan sang kakak terjadi lebih dari lima tahun yang lalu," kata Ris yang didampingi suaminya saat memberikan keterangan kepada polisi.
"Susah ya, kami sudah lama banget tidak pernah kontak sama dia," sambungnya.
Lebih lanjut Ris mengatakan, bahwa keluarga Rudyanto tidak mempunyai masalah ekonomi.
"Ya sedang-sedang saja, tidak ada keluhan dan sebagainya. Ya istilahnya standar lah umum. (Secara ekonomi) ya cukup," katanya.
Karena itu, Ris merasa heran apabila keluarga kakaknya kelaparan karena tidak mempunyai makanan.
"Justru kami sudah berapa puluhan tahun kan tidak pernah kontakan. Nah itu yang jadi masalah, kalau misalnya hanya cuma lapar itu tidak punya makanan bisa kan telepon saudara kan," tuturnya.
Baca Juga: 4 Hal Buruk yang Bisa Terjadi kalau Terlalu Lama Mengambil Keputusan
Sementara itu, Suami Ris, Handoyo menambahkan, keluarga Rudyanto juga tidak pernah bergabung acara keluarga inti sejak pindah 20 tahun yang lalu dan menutup diri dari keluarga inti ketika ada acara apapun.
"Tidak, ada acara apa di keluarga dia juga tidak pernah datang. Misal ada kesusahan atau kawinan enggak pernah muncul," kata Handoyo.
Sementara itu ditempat terpisah, ketua RT Setempat Asiung menambahkan, sebelum ditemukan tewas, keluarga Rudyanto sempat melakukan berkomunikasi dengan Ketua RT setempat, Asiung.
Dalam kesehariannya, anggota keluarga tersebut dikenal tertutup atau introvert.
"Terakhir, saya ketemu anak sama ibunya tiga bulan yang lalu," kata Asiung di lokasi, Jumat (11/11/2022) kemarin.
Dalam kesehariannya, keluarga Rudyanto jarang bersosialisasi dan hanya keluar-masuk menggunakan kendaraan bermotor.