Depok.suara.com, Kasus kematian satu keluarga di Perum Citra Garden Kalideres Jakarta Barat masih menjadi misteri yang belum terungkap, pasalnya, dari hasil autopsi menyebutkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada korban, yang lebih mencengangkan lagi adalah korban meninggal diduga lantaran kekurangan cairan atau dehidrasi dan kelaparan karena tidak ditemukan sisa makanan lambungnya.
Hal tersebut menjadi tanda tanya ketika melihat kondisi rumah dati korban yang cukup lumayan besar, terlebih dikabarkan bahwa korban memiliki aset hingga Ro 3,8 miliar.
Terbaru, berdasarkan hasil olah tkp di tempat kejadian, aparat kepolisian juga menemukan ada bungkus makan dan sebuah struk belanja.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian dan menemukan ada bungkus makanan.
"Dari berbagai penyelidikan kami terakhir ini, termasuk hari ini kita temukan bungkus bekas makanan dan struk belanja," ujarnya kepada wartawan, Minggu (13/11/2022).
Lebih lanjut Hengki mengatakan, penyidik akan meneliti kedua temuan bungkus makanan tersebut untuk mengungkap kapan terakhir kali korban makan.
"Ini kita teliti kapan yang bersangkutan terakhir makan, termasuk struk belanja di salah satu supermarket. Kita akan teliti lagi," terangnya.
Selain itu, menurut keterangan dari tokoh pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz mengatakan bahwa dirinyabyang menerima informasi bahwa nilai aset rumah dari keluarga yang tewas di Kalideres itu senilai Rp 3,8 miliar.
Bahkan, keluarga tersebut memiliki mobil pribadi. Sehingga, sulit dikatakan jika keluarga itu tewas karena kelaparan dan dehidrasi.
"Kalau di liat dari segi rumah yang tinggal di kawasan komplek tidak mungkin dia tidak makan,” kata Umar.
Diduga keempatnya bukan meninggal dunia karena kelaparan melainkan karena beban hidup yang sangat tinggi, sehingga sampai memutuskan mengisolasi diri dari sanak saudara dan masyarakat sekitar.
Adapun keempat korban tersebut adalah Rudianto (71), Margaret (58), Dian (40) dan Budianto (69).
Sumber: Suara.Com