Depok.suara.com, Pernyataan walikota Depok Mohammad Idris yang menyebutkan bahwa pembangunan Masjid di Jalan Raya Margonda dan harus merelokasi SDN Pondokcina 1 dibantah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Dalam keterangan secara tertulis, Ridwan Kamil mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat kapasitasnya hanya menampung aspirasi daerah.
"Mau Alun-alun silakan, mau pariwisata, gedung kesenian maupun Masjid/Rumah Ibadah, silahkan," kata Ridwan Kamil, seperti dikutip instagram@ridwankamil.
Lebih lanjut Ridwan Kamil mengatakan, rumusnya sederhana saja, jika anggaran bantuan datang dari Provinsi, maka tugas Kota/Kabupaten lah menyediakan lahannya dengan baik dan aman.
Selama ini pihak Pemprov, kata Ridwan Kamil, mendapat laporan dari pihak Pemkot Depok bahwa lahan sudah aman terkendali dan sudah akan ada rencana relokasi untuk Sekolah Dasar tersebut.
Saat itu, kata Ridwan Kamil, dirinya sempat bertanya, kenapa harus direlokasi? Kemudian dijawab oleh tim Pemkot Depok bahwa situasi lalulintas sudah sangat padat dan rawan kecelakaan bagi anak anak SD bersekolah disana.
"Itulah yang terjadi dalam situasi rencana pembangunan masjid di lahan SD Pondok Cina 1, Ini perlu diluruskan agar tidak terjadi mispersepsi," katanya.
Jadi, lanjut Ridwan Kamil, jika lahan memang belum clean anda clear untuk alih fungsi sebaiknya dimusyawarahkan terlebih dahulu sampai semua pihak menerima.
"Jika tidak, maka niat membangun masjid bisa pindah lokasi atau bisa juga tidak jadi dibangun atau dibatalkan," tandasnya.
Baca Juga: Kiky Saputri Sempat Ingin Bunuh Diri Karena Gagal Nikah, Stand Up Comedy Selamatkan Hidupnya