Depok.suara.com, Inggris vs Iran bakal bertanding pada pertandingan kedua Piala Dunia 2022 grub B, di Khalifa International Stadium, Doha Senin (21/11/2022).
Banyak yang memprediksikan bahwa pertandingan tersebut bakal berlangsung sengit, pasalnya, Tim besutan Gareth Southgate membidik poin penuh dalam laga perdana tersebut.
Menurut prediksi, Inggris di atas kertas lebih diunggulkan daripada Iran untuk meraih poin penuh perdana di grup B lantaran komposisi pemain.
Sejumlah bintang Liga Inggris seperti Harry Kane, Raheem Sterling, Mason Mount, hingga Marcus Rashford yang memiliki jam terbang tinggi dikabarkan bakal memperkuat skuat timnas Inggris.
Namun demikian, Iran juga merupakan lawan yang tak dapat dipandang sebelah mata, pasalnya, Iran terbukti sudah beberapa kali menyulitkan tim-tim besar di Piala Dunia.
Seperti diketahui, pada Piala Dunia 2018 lalu, Iran berhasil menahan imbang Portugal dengan skor 1-1. Padahal saat itu, Portugal dihuni pemain-pemain seperti Cristiano Ronaldo, Joao Maria, Andre Silva hingga Pepe.
Kemudian, Iran yang tergabung di grup B juga membuat Spanyol cukup kesulitan. Dengan komposisi pemain seadanya, Iran hanya kalah tipis 0-1 dari Spanyol.
Bahkan, Iran juga baru saja mengalahkan Uruguay dengan skor tipis 1-0 pada ajang FIFA Matchday yang digelar 23 September 2022 silam. Padahal bukan rahasia bahwa kualitas pemain Uruguay berada jauh di atas Iran.
Dibawah kepelatihan Carlos Queiroz, Iran memang tampil ciamik lantaran Pengalaman Queiroz kala menjadi asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United memang amat berpengaruh.
Baca Juga: Lewati Sebatang Rangka Kayu di Atas Air, Jalur Kurir Antar Paket Ini Bak Ninja Warrior
Hal tersebut berbanding terbalik dengan Inggris yang masih dibayang bayangi kegagalan di ajang UEFA Nations League 2022-2023 silam.
Karenanya, tidak ada alasan bagi Inggris untuk sedikitpun meremehkan Iran.
Dalam lima laga terakhir, Inggris tidak meraih kemenangan di ajang UEFA Nations League 2022-2023. Tak hanya itu, gawang Inggris pun kebobolan sembilan gol.
Performa Inggris yang tengah hancur bisa dijadikan celah bagi Iran untuk menghadirkan kejutan.