Demi Dukung LGBT! Denmark, Inggris, dan Jerman Ancam Keluar dari FIFA

Suara Depok

Kamis, 24 November 2022 | 18:48 WIB
Demi Dukung LGBT! Denmark, Inggris, dan Jerman Ancam Keluar dari FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino bersama Kepala media FIFA Bryan Swanson (AFP)

Depok.suara.com - Denmark, Inggris, dan Jerman mengancam akan keluar dari FIFA lantaran larangan kampanye LGBT di Piala Dunia 2022 Qatar. Denmark FA (DBU) menyatakan tidak akan berada pada pihak FIFA pada pemilihan mendatang.

"Ada pemilihan presiden di FIFA. Ada 211 negara di FIFA dan saya mengerti bahwa presiden saat ini memiliki pernyataan dukungan dari 207 negara. Denmark tidak termasuk di antara negara-negara tersebut. Dan kami tidak akan menjadi salah satu," ujar Ketua DBU Jesper Moller.

Dirinya menyatakan keputusan dari Tim Dinamit, julukan Denmark, bukan pilihan yang mendadak. Hal ini karena telah dibahas sejak Agustus di wilayah Nordik.

Karena itu mereka juga telah memikirkan apa langkah yang akan dilakukan bila Denmark berjalan sendiri. Termasuk bila keputusan mereka tidak didukung oleh negara Eropa lainnya.

"Saya sudah memikirkannya lagi. Saya membayangkan bahwa mungkin ada tantangan jika Denmark pergi sendiri. Tapi mari kita lihat apakah kita tidak dapat berdialog tentang berbagai hal.

Walau begitu Denmark juga akan mengadakan pembicaraan dengan negara-negara Eropa (UEFA) lainnya mengenai kemungkinan meninggalkan FIFA.  Football Association (FA) atau Asosiasi Sepak Bola Inggris mengatakan FIFA membungkam hak asasi manusia tentang LGBT selama Piala Dunia 2022.

Diketahui menjelang Piala Dunia 2022 Qatar, ada tujuh negara yang menulis kepada FIFA untuk menjelaskan keinginan mereka agar para kapten bisa mengenakan ban lengan bertuliskan ‘One Love,’ untuk mendukung hak LGBTQIA+, selama turnamen yang diikuti 32 negara tersebut.

Tetapi FIFA kemudian melarangnya, hal ini atas permintaan dari Qatar. Namun Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, yang awalnya akan tetap memakainya tidak peduli apa kata FIFA, akhirnya batal mengenakan ban kapten LGBT.

Hal ini berubah menjelang pertandingan pembukaan Inggris, melawan Iran Senin lalu, dengan FIFA mengklaim bahwa setiap pemain yang mengenakan ban kapten akan mendapatkan kartu kuning, atau berpotensi menghadapi sanksi yang lebih keras.

baca juga

Inggris memutuskan untuk tidak mengambil risiko, yang dikritik oleh banyak orang, termasuk Roy Keane, dengan cendekiawan Alex Scott yang memakainya di pinggir lapangan.


Politisi Jerman, Nancy Faeser, juga mengenakan ban kapten One Love, selama laga yang berakhir dengan kekalahan mengejutkan Jerman dari Jepang, sambil duduk di sebelah presiden FIFA, Gianni Infantino.

Jerman memang menjadi salah satu tim lain yang marah karena FIFA memutuskan akan ada hukuman karena mengenakan ban kapten LGBT, setelah turnamen dimulai.

Pemenang Piala Dunia 2014 telah mengancam tindakan hukum terhadap organisasi tersebut, mempertanyakan apakah tindakan FIFA itu sah.

Menjelang kekalahan mereka dari Jepang, para pemain berbaris untuk foto pra pertandingan mereka dan menutup mulut mereka seolah-olah sedang dibungkam.

Belgia juga terpengaruh oleh keputusan FIFA, dan bukan hanya karena ban kapten, sebenarnya dilarang memakai dua seragam mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korea Selatan Incar Poin, Son Heung-min Siap Tempur Lawan Uruguay meski Main Pakai Topeng Pelindung

Korea Selatan Incar Poin, Son Heung-min Siap Tempur Lawan Uruguay meski Main Pakai Topeng Pelindung

Bola | Kamis, 24 November 2022 | 18:30 WIB

Brasil vs Serbia: Banjir Talenta, Tite Siapkan Tiga Formasi untuk Selecao

Brasil vs Serbia: Banjir Talenta, Tite Siapkan Tiga Formasi untuk Selecao

Bola | Kamis, 24 November 2022 | 18:30 WIB

Cristiano RonaIdo Resmi Nganggur, 5 Potret Georgina Rodriguez Tenteng Koleksi Tas Hermes Miliarannya Jadi Sorortan

Cristiano RonaIdo Resmi Nganggur, 5 Potret Georgina Rodriguez Tenteng Koleksi Tas Hermes Miliarannya Jadi Sorortan

Lifestyle | Kamis, 24 November 2022 | 18:45 WIB

Terkini

Man Aur Tan Hadirkan Kuliner India Autentik, Lebih Praktis via GoFood dari Manhattan Hotel Jakarta

Man Aur Tan Hadirkan Kuliner India Autentik, Lebih Praktis via GoFood dari Manhattan Hotel Jakarta

Jakarta | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:57 WIB

Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis

Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:52 WIB

Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun

Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:51 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna Migran, BRI Peduli Latih 60 Eks PMI di Kabupaten Cirebon

Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna Migran, BRI Peduli Latih 60 Eks PMI di Kabupaten Cirebon

Jawa Tengah | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:50 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah

IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:48 WIB

Kasus Pembubaran Ibadah GMS Bantul: Polda DIY Periksa 31 Saksi, Segera Tetapkan Tersangka!

Kasus Pembubaran Ibadah GMS Bantul: Polda DIY Periksa 31 Saksi, Segera Tetapkan Tersangka!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:45 WIB

Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?

Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:45 WIB

Dorong Kemandirian Usaha Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Kewirausahaan di Cirebon

Dorong Kemandirian Usaha Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Kewirausahaan di Cirebon

Sulsel | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:42 WIB

BRI Peduli Bekali Puluhan Purna PMI di Cirebon dengan Pelatihan Kewirausahaan untuk Perkuat Ekonomi

BRI Peduli Bekali Puluhan Purna PMI di Cirebon dengan Pelatihan Kewirausahaan untuk Perkuat Ekonomi

Sumsel | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:38 WIB

PNM Raih Apresiasi Top Company in Ultra Micro Finance for Women Empowerment

PNM Raih Apresiasi Top Company in Ultra Micro Finance for Women Empowerment

Sumut | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:34 WIB

×