Pelarangan kampanye LGBT pada gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar memang sedang hangat di bicarakan di seluruh dunia, larangan tersebut memang menuai pro dan kontra, apalagi beberapa negara di Eropa sangat kencang menyuarakan kampanye LGBT melalui sepak bola.
Begitu juga dengan negara Perancis, sejak awal Timnas Perancis tidak mau ikut campu dengan masalah ini, namun baru baru ini menteri olahraga Perancis Amelie Oudea Castera mendesak Timnas Perancis untuk melakukan sesuatu yang sama seperti yang dilakukan oleh timnas Jerman.
“Apakah masih ada ruang kebebasan di mana timnas Prancis dapat terus mengekspresikan komitmen mereka terhadap hak asasi manusia? Jawabannya adalah ya. Jerman sudah menunjukkan hal itu,” ujar Castera dikutip dari Reuters (25/11/22).
Namun nampaknya para pemain timnas Perancis enggan merespon desakan sang menteri dan lebih memilih untuk menghormati aturan yang sudah di tetapkan oleh tuan rumah.
Sang kapten Hugo Loris mengatakan bahwa mereka sering meyambut tamu dan meminta mereka untuk mengikuti aturan kami dan membayangkan jika itu terjadi di pada negaranya sendiri.
“Ketika kami menyambut orang asing, kami sering meminta mereka mengikuti aturan kami, untuk menghormati budaya kami. Karena itu, saya akan melakukan hal yang sama ketika saya pergi ke Qatar. Sesederhana itu,” ujar Loris.