Depok.suara.com, Kegiatan Temu Kangen Kawan Lama adalah agenda yang lumrah semua orang di sela-sela kesibukan rutinitas kita semua.
Apalagi di zaman sekarang yang didukung oleh perangkat teknologi seperti telepon selular dan akun media sosial, dimana kita semakin terhubung dan mudah berkomunikasi.
Situasi di atas juga dialami oleh kelompok Poros 98 yang sempat bersilaturahmi ke tempat Bung Eli Salomo, salah seorang eksponen angkatan 98, dibilangan Mampang Jakarta Selatan, Kamis sore (15/12/2022).
Kedatangan Poros 98 yang dikomandoi oleh Ketua Umum Poros 98 Parlin Silaen dan didampingi oleh Pembina Poros 98, Daddy Palgunadi ini disambut hangat oleh Bung Eli Salomo di ruangannya.
Maklum sebagian besar awak Poros 98 sudah lama tidak bersua dengan orang yang cukup konsisten dalam pergerakan 98 ini.
Alhasil adegan canda-tawa dan saling bertanya kabar memenuhi ruangan yang cukup luas bagi mereka untuk bercengkrama.
Di sisi lain, obrolan juga difokuskan kepada isu-isu nasional yang menjadi perhatian mereka. Salah satunya soal fenomena Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dan keberadaan organ relawan Calon Presiden (Capres).
Menurut Bung Eli Salomo, kelompok-kelompok relawan pendukung Capres yang gencar berkampanye dan menyatakan dukungannya terhadap figur Capres melalui media massa atau media sosial adalah hal yang wajar dalam sebuah masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai demokrasi.
"Itu sah–sah saja. Masyarakat berhak menyuarakan dukungan mereka meski agenda Pilpres masih relatif lama. Bahkan kegiatan berkumpul Gerakan Nusantara Bersatu akhir November lalu juga sah saja," kata pria yang akrab disapa Elmo ini.
Baca Juga: Nurut Saat Diperintah Ambil DVR CCTV Kompleks Sambo, Irfan Widyanto: Agus Nurpatria Menakutkan
Lebih lanjut, Bung Elmo juga mengomentari kehadiran Presiden Jokowi pada kegiatan Gerakan Nusantara Bersatu yang juga dinilainya sebagai hal yang lumrah.
"Itu juga suatu hal yang lumrah. Pak Jokowi hadir dalam kegiatan itu sebagai kapasitas pribadi. Kebetulan kegiatan itu dilaksanakan pada hari libur akhir pekan (Sabtu, 26/11/2022). Jadi dia datang sebagai kapasitas pribadi, bagian dari masyarakat," sambungnya.
Menanggapi soal figur Capres yang muncul dalam wacana publik, Bung Elmo menilai masyarakat tentunya memiliki pertimbangannya masing-masing terkait kepantasan dan kelayakan figur Capres itu di mata mereka.
Yang pasti, semua figur Capres yang didukung adalah putra-putri terbaik bangsa. Diskusi soal figur Capres dan Cawapres ini menjadi perbincangan hangat dalam kegiatan Temu Kangen Kawan Lama ini.
Maklum saja, perbedaan dalam penilaian terhadap figur Capres dan Cawapres itu seketika menjadi perdebatan bersama, ditengah aktivitas menikmati kopi sore saat itu.
Namun obrolan yang diselingi perdebatan memang hal yang biasa terjalin sejak zaman perjuangan reformasi 98, saat semuanya masih muda belia.