Soal Sistem Proposional Tertutup dan Terbuka Pemilu 2024, Dadi Palgunadi : Antara Popularitas atau Gagasan

Suara Depok | Suara.com

Selasa, 21 Februari 2023 | 19:02 WIB
Soal Sistem Proposional Tertutup dan Terbuka Pemilu 2024, Dadi Palgunadi : Antara Popularitas atau Gagasan
Potret (Depok.suara.com)

Depok.suara.com, Terkait soal sistem proposional terbuka dan tertutup dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif di tahun 2024 yang masih menjadi perdebatan hingga hal tersebut hingga kini masih berproses di Mahkamah Konstitusi (MK), Ketua Umum Gema Perjuangan Maharani Nusantara (GPMN) Daddy Palgunadi mengatakan bahwa hal tersebut masih menjadi polemik dan belum dapat diperkirakan apa putusan dari MK nantinya. 

Namun demikian, kata Dadi, sejak berlakunya sistem proposional terbuka di setiap Pemilu hingga saat ini yang terlihat hanya menciptakan sebuah rezim baru, yaitu Rezim Popularitas

Menurut Dadi, dengan adanya sistem popularitas mau tidak mau partai mendorong kadernya untuk meraih popularitas dan untuk mencapai itu butuh cost sangat besar, jadi hanya kalangan mampu saja yang kemungkinan besar mungkin yang dapat masuk di panggung popularitas. 

Sementara, Kader kader partai yang berjuang dari nol yang bermodalkan idealisme dan semangat makin kecil peluangnya untuk memenangkan kontestasi

"Jadi dengan kata lain hanya orang memiliki modal popularitas dan " Ongkos" yang mendapat peluang lebih besar dalam panggung tersebut," ujarnya kepada depok. suara.com.

"Dan rakyat makin sulit mendapatkan wakil wakil rakyat pro pada rakyat karena akhirnya partai lebih orientasi kepada calon calon yang bermodal dan juga populer bukan hasil gemblengan atau kaderisasi yang panjang di sebuah partai politik," sambungnya. 

Selain itu, Rezim Popularitas ini juga Kata Dadi, saat ini menjadi tren dalam pemilihan kandidat Calon Presiden yang akhirnya menimbulkan high cost politic. 

“Seharusnya berfokus pada gagasan yang ditawarkan oleh para kandidat Capres, ketimbang berpatokan pada tingkat popularitasnya saja," kata Dadi. 

Tawaran gagasan ini, kaya Dadi, adalah ukuran dalam menilai seorang kandidat Capres apakah dia layak untuk dipilih dan dapat membawa kehidupan berbangsa dan bernegara ke arah yang lebih baik. 

"Disini kita memilih pemimpin berdasarkan kualitasnya, bukan hanya pada popularitasnya semata,” tuturnya. 

Dalam sebuah kegiatan  diskusi publik Menuju 25 Tahun Reformasi 1998 dengan tema “Bacapres Dalam Pusaran Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme (KKN)” yang digelar oleh Konsolidasi Demokrasi Aktivis ’98, pada Kamis (16/2/2023) di Sekretariat Jokowi Mania (Joman) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Daddy mengatakan bahwa akibat high cost politik inilah yang dapat mendorong perilaku koruptif. Bayangkan, untuk meningkatkan popularitas dibutuhkan biaya politik yang tidak sedikit. 

"Orientasi pada peningkatan popularitas Capres akan memunculkan program-program yang masif dan berkesinambungan. Tentu ini fenomena yang wajar," katanya. 

Namun, ketika kita berbicara soal sistem proposional tertutup juga tidak semua kalangan sependapat, pastinya ada plus minus dari kedua sistem tersebut. 

Hanya saja, lanjut Dadi, jika sistem proposional tertutup yang akan diterapkan dalam Pemilu 2024 mendatang pastinya high cost politic karena semuanya akan kembali kepada mekanisme masing partai politik untuk menentukan calon dari mulai legislatif hingga calon presiden. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demokrat Memaklumi Cuma NasDem yang Keciptrakan Efek Ekor Jas Anies, Kok Bisa?

Demokrat Memaklumi Cuma NasDem yang Keciptrakan Efek Ekor Jas Anies, Kok Bisa?

Kotak Suara | Selasa, 21 Februari 2023 | 18:38 WIB

LaNyalla: Rakyat Tak Bisa Berbuat Apa-apa Melihat Paradoksal Bangsa

LaNyalla: Rakyat Tak Bisa Berbuat Apa-apa Melihat Paradoksal Bangsa

Jakarta | Selasa, 21 Februari 2023 | 14:34 WIB

Soal Sistem Proposional Terbuka dan Tertutup dalam Pemilu Legislatif, Ini Kata KPU

Soal Sistem Proposional Terbuka dan Tertutup dalam Pemilu Legislatif, Ini Kata KPU

| Senin, 20 Februari 2023 | 17:56 WIB

Terkini

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya

Kalbar | Jum'at, 17 April 2026 | 23:05 WIB

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!

Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 23:01 WIB

Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia

Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 22:58 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB