Depok.suara.com - Pesulap Merah atau Marsel Radhival angkat bicara mengenai kasus dukun pengganda uang yang membunuh para korbannya di Banjarnegara. Pesulap Merah mengaku heran masih banyak orang yang percaya akan aksi tipu-tipu tersebut.
Dilihat dari akun YouTube Cumi Cumi, Pesulap Merah menyatakan bahwa kasus dukun dengan modus pengganda uang ini sangat banyak. Salah satu yang terkenal adalah Dimas Kanjeng.
Pada tahun 2017, Dimas Kanjeng divonis 18 tahun penjara di kasus pembunuhan. Dia dinyatakan bersalah merencanakan pembunuhan salah satu mantan pengikutnya.
"Memang penggandaan uang itu tidak ada, mau sedikit, mau banyak. Berapa kali gua ketemu cerita sama orang bongkar-bongkar rahasia dukun, Jelasnya.
Pesulap Merah menuturkan banyak orang masih ngeyel soal hal-hal mistik tersebut. Padahal ditegaskan olehnya semua hal yang menyangkut perdukunan tersebut hanyalah tipu muslihat.
"Penggandaan uang itu palsu. Kalau gak percaya pembuktian. Kalau terbukti lu mau punya rumah di mana gua beliin," pungkasnya.