Ari Wibowo akhirnya angkat bicara terkait tuduhan terhadap dirinya yang dianggap suami pelit oleh istrinya Inge Anugrah.
Beberapa waktu lalu, viral isu jika Ari cuma menafkahi Inge dengan kartu kredit yang limitnya tidak seberapa.
Tudingan itu lengkap dengan penyesuaian pemberian nafkah yang terkesan hitung-hitungan oleh Ari.
Mulai dari jatah pembalut, uang bensin, hingga jatah 500 ribu perbulan bagi mertua dijadikan tudingan penyebab keretakan rumah tangga Ari dan Inge.
Hal itu sebelumnya disampaikan melalui kuasa hukum Inge dalam sebuah pernyataan terbuka.
Menanggapi hal itu, Ari buka suara. Semua kabar soal hak-hak pemberian yang hitung-hitungan itu dibesar-besarkan pihak Inge.
"Aku tidak pernah ucapkan hal-hal yang seperti itu yang soal pembalut wanita, ke mertua sekian-sekian, itu adalah tambahan untuk coba menjatuhkan nama baik saya," kata Ari dilihat dari kanal Youtube Cumicumi (3/5).
Dilihat dari tayangan yang sama, kuasa hukum Ari, Haga Bangun dan Ricky Saragih membela.
Keduanya menuding ukuran pelit itu tidak dapat ditaksir karena prihal kartu kredit itu menyangkut sudut pandang Inge belaka.
"Mas Ari itu dicap pelit, kita kan nggak bisa kontrol hubungan orang Pak, sudut pandang," ujar Haga.
Menurutnya ukuran pelit yang datang dari pihak Inge itu justru menunjukkan bahwa standar Inge lah yang tinggi seperti istri yang 'matre'.
"CC dibelikan 30 juta, 40 juta, 50 juta per bulan, kalau misalkan tetap dirasa kurang? Tetap aja dong? Kan nggak ada pakem yang, rumusan yang supaya orang dibilang pelit itu kan nggak ada Pak," tutup Haga.