Depok.suara.com - Indonesia baru saja diresmikan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.
Pemilihan tersebut diputuskan FIFA setelah Peru yang sebelumnya ditunjuk memilih mengundurkan diri.
Pemerintahan mereka tidak menyanggupi fasilitas, terutama pasca bencana gempa bumi yang melanda satu daerah di negara tersebut.
Saat Indonesia dipilih sebagai tuan rumah pengganti, Ketua umum PSSI, Erick Thohir mengaku langsung diberikan ultimatum oleh FIFA.
Dilihat dari kanal youtube Official iNews (24/6/23), mantan pemilik Inter Milan itu secara mendadak ditelepon perwakilan FIFA soal kesiapan penyelenggaraan ajang besar itu.
"Terus terang, kemarin saya ditelepon FIFA sore-sore bahwa mereka akan ada rapat konsul meeting di FIFA, di Zurich lalu mereka menanyakan apakah Indonesia siap bila diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah," Jelas Erick Thohir.
Sebagai tanggapan terkait kesiapan infrastruktur, ET menyebutkan jika negara dan Presiden Joko Widodo sudah menyiapakan renovasi besar-besaran pada 22 stadion Indonesia menyambut gelaran ini.
"Ya memang kan Bapak Presiden sendiri sedang menyiapkan renovasi 22 stadium yang memang sudah dijadwalkan ada di tahun ini dan di tahun depan," sambung Erick Thohir.
Sementara itu, tentu publik was-was akan rencana perhelatan ajang sebesar piala dunia ini akan jadi digelar atau tidak. Selain itu, penting bagi FIFA kembali menyoroti kesiapan Indonesia.
Baca Juga: Publik Salut Ummi Pipik Ogah Lepas Cadar Meski Jadi BA Skincare, Netizen: Inara Apa Kabar Ya?
Hal ini tentu berkaitan dengan rekam jejak kegagalan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 setelah viral isu penolakan terhadap kedatangan negara peserta Israel.