Depok.suara.com, Seorang pengamen berkostum badut marah diduga tidak dikasih uang saat beraksi di pintu masuk keluar tol Depok Antasari Raya Sawangan, Pancoran Mas.
Aksi marah pengamen badut direkam oleh korban yang saat itu tengah melintas dengan kendaraan roda empat.
Dari rekaman video terlihat dalam mobil anak kecil dipangku di kursi sopir. Terlihat badut itu dari arah berlawanan memukul kaca jendela sopir menggunakan ember.
Saat dikonfrimasi wartawan korban pemilik mobil berinisial ES mengatakan, kejadian itu bermula dia berkendara dari arah Pancoran Mas menuju Jalan Raya Muchtar.
Saat berhenti di Exit Tol Sawangan, anaknya membuka kaca untuk melihat bus membunyikan telolet.
"Saat itu, kacanya masih kebuka, istri saya mereka momen di mana anak-anak ngelihat telolet. Saat yang bersamaan, ada badut dari arah depan ngamen, minta-minta gitu lewat pas di depan mobil saya," ujarnya.
Dia menambahkan, badut itu menunjukkan wajah tak terima saat tidak diberi uang. Kemudian badut itu memukul ember yang dipegangnya ke kaca mobil miliknya, lalu kabur.
"Saya posisinya nggak niat juga untuk ngasih uang. Pada saat badut itu lewat, dia mukul ember itu (ke mobil). Saya nggak sadar karena saya fokus menyetir kan keadaan macet di situ. Saya coba keluar, tapi badut itu udah nggak ada, udah kabur," ujarnya.
"Tapi, di rekaman itu memang terekam memukul mobil saya. Nggak tahu tujuannya memukul anak kecil atau mobil, tapi yang pasti kena mobil saya," lanjutnya.
ES mengatakan anaknya sering melihat badut tersebut di lokasi. Anaknya sempat takut karena adanya pemukulan pada kaca jendela mobilnya.
Dia berharap agar satpol pp bisa membina mereka supaya membina mereka.
Dikonfirmasi, Kapolsek Pancoran Mas Triharijadi mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP.
Dia mengatakan jika ada aksi pemalakan dan sebagainya masyarakat dapat segera melapor ke pihak kepolisian untuk tindak hukum.
"Kaitan pengamen dan sejenisnya terkait Tibum, Kita koordinasi dengan Satpol PP. Kalau ada pemakaian seperti pemalakan dsb silahkan laporan ke kita untuk gakkumnya," katanya.
Sementata di lokasi lain seorang pengamen badut diamankan warga di Sukmajaya karena diduga mengambil barang dari dasbor motor.