depok

Pasangan Sudah Tidak Percaya Kepada Anda? Berikut 5 Tips Bagi Anda Untuk Membangun Kepercayaan Pasangan Anda Ketika Dikhianati

Suara Depok Suara.Com
Jum'at, 21 Juli 2023 | 14:21 WIB
Pasangan Sudah Tidak Percaya Kepada Anda? Berikut 5 Tips Bagi Anda Untuk Membangun Kepercayaan Pasangan Anda Ketika Dikhianati
Ilustrasi pasangan bertengkar (Pexels.com/Katerina Holmes))

Depok.suara.com- Sebuah hubungan yang langgeng tentunya kuncinya memang saling mempercayai satu sama lain.

Terlebih jika hubungan yang kalian jalani adalah Long Distance Relationship (LDR) tentunya butuh kepercayaan lebih dengan pasangan anda,

Memang hubungan LDR sangat rawan membuat pasangan curiga, akan tetapi jika ingin hubungan LDR kalian sukses, anda memang perlu kasih kepercayaan kepada pasangan ada.

Namun terkadang setiap hubungan tentunya tidak selalu berjalan mulus, setiap hubungan pastinya selalu terdapat sebuah masalah dan rintangan.

Apalagi jika menyangkut masalah kepercayaan, ada dua hal penyebab pasangan anda sudah tak lagi percaya kepada kalian diantaranya adalah sering berbohong dan selingkuh.

Lantas bagaimana cara anda untuk membangun lagi kepercayaan pasangan anda? Berikut ini Depok.suara.com akan berikan ulasannya sebagaimana yang dilansir dari healthline pada Jum'at (21/7/2023).

Pertimbangkan mengapa anda melakukannya

Sebelum Anda memulai proses membangun kembali kepercayaan, pertama-tama Anda ingin memeriksa diri sendiri untuk memahami mengapa Anda melakukannya.

Mungkinkah Anda ingin mengakhiri hubungan tetapi tidak tahu caranya? Atau apakah ada kebutuhan khusus yang tidak dipenuhi oleh pasangan Anda? Atau itu hanya kesalahan bodoh?

Memahami motif di balik perilaku Anda mungkin sulit, tetapi ini merupakan bagian penting dalam membangun kembali kepercayaan.

Baca Juga: 3 Kader PDIP yang Kena Sentil Panda Nababan: Dua Anak Jokowi, Terbaru Budiman Sudjatmiko

Meminta maaf dengan tulus

Jika anda berbohong, selingkuh atau alasan lainnya yang dapat merusak kepercayaan pasangan anda. permintaan maaf yang tulus adalah cara yang baik untuk mulai menebus kesalahan.

Ingatlah bahwa permintaan maaf Anda bukanlah waktu untuk membenarkan tindakan Anda atau menjelaskan situasinya.

Jika beberapa faktor memang memengaruhi tindakan Anda, Anda selalu dapat membagikannya dengan pasangan Anda setelah meminta maaf dan mengakui peran Anda dalam situasi tersebut.

Lebih spesifiknya, jika anda meminta maaf harus menjelaskan secara spesifik tentang apa yang salah dalam diri anda.

Contohnya: "Maaf saya berbohong kepada Anda tentang ke mana saya pergi. Aku tahu seharusnya aku memberitahumu yang sebenarnya, dan aku menyesal membuatmu sakit. Saya ingin Anda tahu bahwa saya tidak akan pernah melakukannya lagi."

Pastikan untuk menindaklanjuti dengan memberi tahu mereka bagaimana Anda berniat menghindari kesalahan yang sama lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI