Depok.suara.com- Sebuah hubungan yang langgeng tentunya kuncinya memang saling mempercayai satu sama lain.
Terlebih jika hubungan yang kalian jalani adalah Long Distance Relationship (LDR) tentunya butuh kepercayaan lebih dengan pasangan anda,
Memang hubungan LDR sangat rawan membuat pasangan curiga, akan tetapi jika ingin hubungan LDR kalian sukses, anda memang perlu kasih kepercayaan kepada pasangan ada.
Namun terkadang setiap hubungan tentunya tidak selalu berjalan mulus, setiap hubungan pastinya selalu terdapat sebuah masalah dan rintangan.
Apalagi jika menyangkut masalah kepercayaan, ada dua hal penyebab pasangan anda sudah tak lagi percaya kepada kalian diantaranya adalah sering berbohong dan selingkuh.
Lantas bagaimana cara anda untuk membangun lagi kepercayaan pasangan anda? Berikut ini Depok.suara.com akan berikan ulasannya sebagaimana yang dilansir dari healthline pada Jum'at (21/7/2023).
Pertimbangkan mengapa anda melakukannya
Sebelum Anda memulai proses membangun kembali kepercayaan, pertama-tama Anda ingin memeriksa diri sendiri untuk memahami mengapa Anda melakukannya.
Mungkinkah Anda ingin mengakhiri hubungan tetapi tidak tahu caranya? Atau apakah ada kebutuhan khusus yang tidak dipenuhi oleh pasangan Anda? Atau itu hanya kesalahan bodoh?
Memahami motif di balik perilaku Anda mungkin sulit, tetapi ini merupakan bagian penting dalam membangun kembali kepercayaan.
Baca Juga: 3 Kader PDIP yang Kena Sentil Panda Nababan: Dua Anak Jokowi, Terbaru Budiman Sudjatmiko
Meminta maaf dengan tulus
Jika anda berbohong, selingkuh atau alasan lainnya yang dapat merusak kepercayaan pasangan anda. permintaan maaf yang tulus adalah cara yang baik untuk mulai menebus kesalahan.
Ingatlah bahwa permintaan maaf Anda bukanlah waktu untuk membenarkan tindakan Anda atau menjelaskan situasinya.
Jika beberapa faktor memang memengaruhi tindakan Anda, Anda selalu dapat membagikannya dengan pasangan Anda setelah meminta maaf dan mengakui peran Anda dalam situasi tersebut.
Lebih spesifiknya, jika anda meminta maaf harus menjelaskan secara spesifik tentang apa yang salah dalam diri anda.
Contohnya: "Maaf saya berbohong kepada Anda tentang ke mana saya pergi. Aku tahu seharusnya aku memberitahumu yang sebenarnya, dan aku menyesal membuatmu sakit. Saya ingin Anda tahu bahwa saya tidak akan pernah melakukannya lagi."
Pastikan untuk menindaklanjuti dengan memberi tahu mereka bagaimana Anda berniat menghindari kesalahan yang sama lagi.