Marshanda ungkap kekecewaanya saat berada di Los Angeles, Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Setelah dikabarkan hilang oleh dua sahabatnya, mantan istri Ben Kasyafani ini malah dibawa ke rumah sakit jiwa oleh petugas setempat.
Dalam penjelasan di akun YouTubenya, Marshanda kecewa dengan dua sahabatnya yang bernama Sheila dan David. Mereka yang panik tahu Marshanda tak bisa dihubungi selama beberapa jam kemudian menghubungi 911.
Padahal, saat itu Marshanda sedang menikmati suasana di tepi pantai.
Saat ditemukan petugas di pantai, Marshanda malah dilarikan ke rumah sakit jiwa karena ditemukan obat penenang dan obat bipolar di dalam tasnya.
"Gue main ke pantai. Gue tinggalin semua HP gue di penginapan. Datenglah ambulans. Dan ambulans itu yang nelfon Sheila atau David (suami istri). Gue bingung, 'Ngapain lu jemput gue'?. Ada juga 911 yang ujung-ujungnya Rumah Sakit Jiwa (RSJ)," lanjut Marshanda.
Sialnya, petugas menemukan obat penenang dan obat bipolar di tas Marshanda. Karena temuan ini, ibu satu anak ini kemudian dirujuk Mental Health Facility atau Rumah sakit Jiwa.
"Mereka (Sheila sama David) nggak bermaksud sampai gue dibawa ke rumah sakit jiwa. Mereka (pihak RSJ) menahan gue di sana dari tanggal 27 Juni sampai 11 Juli. Even nyokap ama adik gue nelpon cuma dua kali," kata Marshanda.
Marshanda mengaku kecewa tampak kecewa karena Sheila Salsabila yang mengaku sahabatnya tidak menyampaikan permintaan maaf. Apalgi, dia harus bayar mahal setelah dijebloskan ke RS Jiwa di LA.
"Dan Sheila ama David nggak minta maaf. Terus gue ditagih 20 ribu USD (sekitar Rp300 juta) lebih. Sheila ama David nggak mau bertanggung jawab juga dengan itu," kata Marshanda.
Baca Juga: Rating Semakin Naik, Intip 10 Adu Pesona Seo Ji Hye dan Lee Soo Kyung di Drakor Adamas