"Penjual Dawet" Penyebar Hoaks Nangis-nangis Minta Maaf ke Korban Tragedi Kanjuruhan, Netizen Geram: Kader PSI Gak Berakhlak!

Dexcon

Rabu, 12 Oktober 2022 | 19:26 WIB
"Penjual Dawet" Penyebar Hoaks Nangis-nangis Minta Maaf ke Korban Tragedi Kanjuruhan, Netizen Geram: Kader PSI Gak Berakhlak!
Perempuan di balik suara penjual dawet (twitter.com/AremaniaCulture)

Beredar video permintaa maaf seorang wanita yang sebelumnya mengaku-ngaku sebagai penjual dawet dan menyebarkan voice note soal tragedi Kanjuruhan. Permintaan maaf itu disampaikan langsung wanita tersebut kepada keluarga salah satu korban tragedi maut Kanjuruhan atas penyebaran berita bohong yang sempat viral di media sosial.

Diketahui jika wanita itu bernama Suprapti Fauzi. 

Video permintaaan maaf itu beredar di dunia maya. Akun Instagram @majeliskopi08 turut mengunggah video maaf dari pelaku penyebaran berita hoaks soal tragedi Kanjuruhan itu.

Dalam narasi unggahan itu, wanita itu meminta maaf kepada keluarga Mas Nawi yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan. Disebutkan jika Nawi merupakan dirigen Curva Nord Arema. Di suara yang viral, wanita tersebut menyebut Nawi mabuk. 

Saat meminta maaf, wanita berhijab yang diduga mengenakan pakaian PNS itu menangis saat mencium tangan salah satu keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Terkait beredarnya voice note itu, pelaku mengaku tidak ada niatan untuk menyebarkan fitnah. 

"Demi Allah, saya Lillahi Ta'ala meminta maaf kepada panjenengan (kamu). Memohon dengan sangat, tolong maafkan saya bila ada kata saya yang salah. Bukan tujuan saya mencemari nama baik Mas Nawi," demikian salah satu perkataan yang disampaikan wanita saat meminta maaf. 

Diketahui, beredar suara wanita yang mengaku penjual dawet itu setelah terjadi tragedi Kanjuruhan. Dalam rekaman pesan suara yang beredar, wanita itu mengaku mengetahui soal pemiu kerusuhan yang menewaskan ratusan penonton setelah laga Arema FC dan Persebaya, 1 Oktober 2022 lalu. 

Beredarnya video permintaan maaf wanita yang menyebarkan hoaks saat tragedi Kanjuruhan menjadi sorotan netizen. Setelah video permintaan maafnya beredar, sejumlah netizen menyebut wanita penyebar hoaks  adalah kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Setelah terungkap sosok penyebar hoaks terkait tragedi maut di Kanjuruhan, PSI pun dirisak oleh sejumlah netizen. 

baca juga

Selain itu, netizen lainnya menyoroti sikap permintaan maaf dari wanita itu karena dianggap tetap masih berkelit terkait beredarnya voice note hoaks itu. 

"Dia kader partai PSI," beber akun @shu****.

"Udah tau Khan.. Kalo orang2 partai PSI itu isinya cuma fitnah n tebar kebencian.. Inilah orang2 PSI yg ga punya akhlak," geram akun @agu****.

"Minta maaf tapi masih berkelit. Itu berarti bukan maaf atas kekeliruan," timpal akun @iro****.

"Sudah kuduga... dawet buzer," tulis akun @sya****.

"Ealah jebul kader partai carmuk, jan kere tenan," kata akun @kum*****.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AFC Berkomitmen Penuh Bantu PSSI Bangkit dari Tragedi Kanjuruhan

AFC Berkomitmen Penuh Bantu PSSI Bangkit dari Tragedi Kanjuruhan

Bola | Rabu, 12 Oktober 2022 | 19:22 WIB

Viral Aremania Tantang Polri Coba Gas Air Mata Sendiri, Warganet: Ditunggu Testimoninya

Viral Aremania Tantang Polri Coba Gas Air Mata Sendiri, Warganet: Ditunggu Testimoninya

News | Rabu, 12 Oktober 2022 | 19:14 WIB

Pernyataan Shin Tae-yong Gegerkan Publik, Bakal Mengundurkan Diri Jika Iwan Bule Mundur dari PSSI

Pernyataan Shin Tae-yong Gegerkan Publik, Bakal Mengundurkan Diri Jika Iwan Bule Mundur dari PSSI

Jogja | Rabu, 12 Oktober 2022 | 19:07 WIB

Beda Pendapat, Agum Gumelar Sebut Iwan Bule harus Tetap di PSSI, Ini Alasannya

Beda Pendapat, Agum Gumelar Sebut Iwan Bule harus Tetap di PSSI, Ini Alasannya

Jogja | Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:53 WIB

Terkini

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis

Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 13:19 WIB

×