Jagat media sosial digemparkan dengan pernyataan Wali Kota Medan Bobby Nasution resmi melarang komunitas LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) berkeliran di Kota Medan. Pernyataan itu disampaikan Bobby Nasution saat merayakan malam pergantian tahun di Medan.
Video pernyataan Bobbbu jika Kota Medan anti-LGBT itu turut diunggah lewat akun Twitter pribadinya, @bobbynasution_.
Setelah menyebut Kota Medan anti-LGBT, suami Kahiyang Ayu itu langsung mendoakan agar anak-anak muda di Medan bisa segera menikah.
"Sepanjang saya jalan dari depan Kantor Wali Kota saya lihat kok yang cowok sama cowok (berpasangan), nggak ada ya Kota Medan nggak ada LGBT, kita anti LGBT. Jadi, yang jomblo saya doakan di tahun 2023 cepat nikah," kata Bobby seperti dikutip, Selasa (3/1).
Video Bobby Nasution yang menyebut Medan anti-LGBT langsung diserbu netizen. Beragam komentar dari netizen dituangkan netizen menanggapi pernyataan suami Kahiyang Putri itu. Komentar pro-kontra pun bermunculan dari netizen soal Kota Medan anti-LGBT seperti yang diucapkan Bobby.
Selain itu, ada netizen yang masih mempertanyakan maksud Bobby soal anti-LGBT karena dianggap ambigu. Bahkan, ada netizen yang menyarankan agar Bobby juga menyerukan anti-Nepotisme di Kota Medan.
"Semua manusia di bumi ini ingin terlahir sempurna, tapi sebagian dari kita memang ada yg memiliki kekurangan, Teman2 kita yg LGBT contohnya, mreka juga ingin hidup normal seperti kita, tapi Tuhanlah yg menciptakan mereka seperti itu, gak usah lah ngomong gitu,mending bhs yg lain aja," kata akun @bl********.
"Mending jadi marbot mesjid aja bob atau jadi ulama ketimbang jadi walkot yg sibuk ngurusin moral dan agama," timpal akun @ro*****
"Ini baru mantap, orang mandailing dan orang Batak ada adat, etika dan adab," kata netizen lainnya.
Baca Juga: Gerindra: Kami Tidak Ingin Campuri Urusan Reshuffle Kabinet, Presiden Jokowi yang Tahu
"Bung, anti LGBT maksudnya bagaimana? Kalau ada bencong baik2 nyari makan bisa diganggu, gitu? Kalau ada anak yg bingung dia laki apa perempuan bisa dibulli, begitu? Yang jelas barang itu. Jangan latah," kata netizen.
"Mending anti premanisme," kata warganet lainnya.
"Medan gak antinepotisme juga, pak?" cuti warganet yang lain.