Putri Candrawathi secara blak-blakan bercerita soal Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat saat masuk ke kamar pribadinya. Kejadian Yosua masuk kamar itu terjadi saat Putri sedang singgah di rumah suaminya, Ferdy Sambo di Magelang pada tanggal 7 Juli 2022 lalu.
Cerita itu disampaikan Putri di depan majelis hakim. Hari ini, Putri menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Awalnya, majelis hakim meminta Putri menceritakan kronologi Yosua masuk ke dalam kamar. Menjawab pertanyaan itu, Putri pun menjelaskan secara rinci. Menurutnya, peristiwa itu berawal saat dirinya sedang tertidur di kamar yang berada di lantai dua sekitar pukul 18.30 WIB.
Istri Ferdy Sambo itu mengaku sempat mendengar ada suara pintu yang dibuka secara keras oleh orang lain.
"Saya mau nanya kapan saudara sadar bahwa Yosua masuk ke ruang kamar saudara?" cecar hakim.
"Waktu itu saya tertidur terus terdengar bunyi kayak pintu keras kayak 'grek' gitu terus saya membuka mata saya," timpal Putri.
Putri pun mengaku syok setelah melihat ada Brigadir J di sebelah kakinya. Dia pun mengaku sempat terjatuh gegara merasa takut dengan keberadaan Brigadir J.
"Tidak perlu diceritakan semua, saya hanya ingin tahu waktunya?" tanya hakim.
"Yosua sudah ada di dekat kaki saya, di dekat kaki saya," ujar Putri sambil menahan tangis.
Sambil menangis, Putri pun memanggil pembantu rumah tangga (PRT) Susi dan sopirnya Kuat Maruf.
"Susi naik dulu ya, waktu saudara jatuh terduduk?" tanya hakim Wahyu.
"Setelah saya jatuh terduduk, saya tersadar ketika Susi memegang kaki kanan saya, dia menggoyang-goyangkan kaki saya, dia bilang 'ibu, ibu'," kata Putri.
"Terus dia membuka mata saya, saya menangis, lalu Susi berteriak 'Om Kuat tolong ibu', lalu Kuat naik ke atas, memegang kaki kiri saya, dan menangis," imbuhnya.
(Sumber Suara.com)