Mantan Gubernur Banten Wahidin Halim menjadi sasaran aksi teror pelaku misterius. Kediamannya dikirimi sekarung ular kobra pada Rabu (25/1) dini hari. Teror sekarung korban itu terjadi sebelum Capres Anies Baswedan mendatangi rumah Wahidin.
Wahidin pun mengaku ada sebanyak 20 ekor ular yang dikirimkan ke rumahnya jelang pertemuannya dengan Anies.
Aksi teror yang dilakukan dua pelaku misterius dengan menggunakan sepeda motor matic juga sempat terekam kamera pengawas atau CCTV di lokasi.
Menurutnya, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh petugas kebun yang bekerja di rumahnya.
"Iya ada yang mengirim ular ke rumah saya ada 20 ekor jenis ular kobra," ujar Wahidin Halim seperti dikutip dari Suara.com.
Kronologi
Wahidin pun menjelaskan soal kronologi teror kiriman sekarung ular kobra itu.
"Subuh tadi orang yang kerja di rumah saya dengar suara 'bruk' kencang di halaman belakang, pas dilihat ada karung ular kobra. Karung itu posisinya nggak diikat sama sekali, tapi pas dicek ke sekeliling halaman ternyata clear, dipastikan ular itu nggak ada yang sempat keluar dari karung," katanya.
![Aksi teror ular kobra di rumah mantan Gubernur Banten Wahidin Halim [Bidik layar]](https://media.suara.com/suara-partners/dexcon/thumbs/1200x675/2023/01/26/1-aksi-teror-ular-kobra-di-rumah-mantan-gubernur-banten-wahidin-halim.jpg)
Dia pun mengaku tidak gentar atas aksi teror dengan cara mengirimkan sekarung ular kobra itu.
Baca Juga: Didemo Para Driver, Dishub DKI Ungkap Cara Ojol Bisa Lolos dari Aturan Jalan Berbayar
"Saya tegaskan, saya tidak akan takut dengan teror apa pun yang dilakukan kepada saya, mau itu dilakukan dengan berbagai cara," katanya.
Anies Tetap Berkunjung
Meski sempat diteror pelaku misterius, Wahidin memastikan kunjungan Anies ke rumahnya tetap berlangsung.
Anies Baswedan disambut puluhan orang yang merupakan warga dan relawan serta kader Partai NasDem di kota Tangerang.
Mereka berkomitmen mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta itu untuk maju sebagai calon Presiden dalam Pilpres 2024.
Di rumah Wahidin Halim, Anies Baswedan bercengkrama dengan para tokoh agama serta melakukan aktivitas makan bersama. Wahidin Halim menyampaikan kedatangan Anies Baswedan tersebut masih dalam rangka kegiatan safari politik dalam maju menjadi calon presiden.