Nindy Ayunda koar-koar lantaran kerap mendapatkan teror dan ancaman preman dan anggota TNI gegara mencari kekasihnya, Dito Mahendra. Lantaran mengalami trauma atas intimidasi itu, Nindy Ayunda melaporkan kejadian itu ke LPSK pada Kamis (6/4) kemarin agar bisa mendapat perlindungan.
"Hari ini saya melaporkan kasus teror yang saya alami," ujar Nindy Ayunda seperti dikutip dari Suara.com, Jumat (7/4).
Nindy Ayunda menceritakan peristiwa teror itu terjadi saat rumahnya disatroni sejumlah pria misteris pada 2 April 2023 lalu.
"Ada tiga orang yang mencurigakan," ujarnya.
Dia mengaku rumahnya pun mulai dikepung pada pukul 10 malam lantaran makin banyak orang yang berdatangan. Nindy mengaku jika puluhan orang itu sedang mencari-cari Dito Mahendra.
"ART menginformasikan ke saya bahwa ada orang yang mencari Bapak Dito. Lalu ART saya minta untuk mengunci pintu. Sampai akhirnya, saya melihat sendiri ada oknum TNI yang mengenakan pakaian preman dan seragam sekitar 30 orang," katanya.
Tak cuma mengepung, kegaduhan pun terjadi setelah massa memaksa masuk ke rumah Nindy Ayunda. Saat massa yang menerobos masuk ke dalam juga melakukan perusakan. Dia mengaku jika aksi intimidasi itu terjadi hingga pagi hari.
"Mereka memasuki pekarangan tanpa izin disertai pengerusakan pada pintu garasi, penggedoran dan disertai teriakan. Hal itu terjadi mulai pukul 10 malam sampai 7 pagi," katanya.
Lantaran membuat keluarga termasuk anaknya trauma, Nindy Ayunda lantas meminta perlindungan kepada LPSK.
Baca Juga: Penjualan Mobil Daihatsu Naik 22,6 Persen di Triwulan Pertama 2023
"Peristiwa ini telah menimbulkan trauma pada anak saya dan keluarga kami," tutur Nindy Ayunda.
Tak hanya itu, Nindy Ayunda juga mengadukan teror yang ia alami ke Puspom TNI karena ada dugaan keterlibatan oknum tentara saat kejadian.
Seperti diketahui, Nindy Ayunda memiliki hubungan spesial dengan Dito Mahendra. Sementara Dito sendiri terlibat kasus dugaan korupsi dan pencucian uang mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman. Namun yang mengejutkan, ketika menggeledah rumah Dito, KPK menemukan 15 senjata api.
(Sumber: Suara.com)