Yudo Andreawan akhirnya mengaku menyesal setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penganiayaan. Penyesalan itu disampaikan pria tambun itu seusai resmi mengenakan baju tahanan warna oranye milik Polda Metro Jaya.
"Nyesel dong," kata Yudo saat digiring polisi ke dalam mobil, Jumat (14/4).
Dalam pantuaan Suara.com, tangannya pun terlihat dalam kondisi terborgol dengan menggunakan kabel tis. Namun, pria berkacamata itu tetap cengengesan saat ditemui awak media.
Setelah ditangkap, polisi langsung menetapkan Yudo sebagai tersangka pada Kamis (14/4) dini hari.
Saat menjalani pemeriksaan, Yudo mengakua dirinya memiliki gangguan mental.
"Pelaku menyampaikan bahwa yang bersangkutan menderita mental disorder," kata Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Yuliansyah menceritakan keterangan Yudo.
Kepada penyidik, Yudo juga sempat menyerahkan resep dokter sebagai bukti dirinya mengalami gangguan mental
Namun, Yuliansyah menegaskan tidak serta merta terpaku pada pengakuan pelaku dan akan memeriksa dokter daripada Yudo untuk memastikannya.
Dijebak Polisi
Diketahui, sosok Yudo viral lantaran kerap berbuat onar. Terbaru pria berkacama dan bertubuh gemuk itu sempat mengamuk di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan lantaran bersenggolan dengan penumpang lain.
Yudo ditangkap lantaran kerap berulah hingga dianggap meresahkan. Yudo ditangkap setelah dijebak polisi untuk datang ke sekitar kawasan Polda Metro Jaya, Kamis dini hari.
"Kami pancing yang bersangkutan untuk bertemu di seputaran Polda sini," ungkapnya.
Lebih lanjut, Yuliansyah menjelaskan penangkapan terhadap YA menindaklanjuti laporan pada Januari 2023 lalu. Ia dilaporkan atas dugaan tindak pidana penganiayaan dan kekerasan.
"Ternyata yang bersangkutan melakukan rusuh sana sini. Akhirnya yang mana yang cepet, kita duluan yang (nangkap)," ujar Yuliansyah.
(Sumber: Suara.com)