Setelah kasus pungli dan aksi cabul pegawai rutan KPK yang paksa istri tahanan telanjang terungkap. Kini muncul, kasus pegawai KPK yang maling duit perjalanan dinas ke luar kota mencapai ratusan juta rupiah.
Parahnya, pegawai admin di Kedeputian Penindakan dan Eksekusi KPK berinisial NAR itu nekat korupsi untuk modal pacaran.
Mengutip Suara.com, modus NAR menilap duit dengan cara mark up alias menggelembungkan anggaran perjalanan dinas luar kota penyidik KPK. Tak tanggung-tanggung total uang yang ditilap NAR mencapai Rp550 juta.
"Lalu uangnya dipakai pacaran, belanja baju, ngajak keluarganya jalan-jalan," kata sumber Suara.com di internal KPK.
Menurut sumber Suara.com, peristiwa itu diduga terjadi saat penyidik KPK menangani kasus korupsi yang menjerat Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari pada Agustus 2021.
Modus yang diduga dilakukan NAR, memanipulasi biaya perjalanan dinas penyidik di laporan pertanggungjawaban, di antaranya tiket pesawat, hotel, penyewaan kendaraan dan uang makan.
"Caranya dia (NAR) manipulasi jumlah orang yang berangkat plus bikin bukti bayar bodong," kata sumber tersebut.
Untuk kendaraan, NAR diduga memanipulasi penyewaan mobil para penyidik yang bertugas. Mobil yang disewa sebenarnya empat unit untuk lima hari.
Lalu pada pertanggungjawaban laporan dimanipulasi, menjadi enam mobil untuk tujuh hari.
Kemudian untuk tiket pesawat, NAR diduga menambahkan harga tiket dan menambah jumlah personil yang berangkat di laporan pertanggungjawaban. Begitu juga dengan biaya hotel.
Namun jumlahnya berbeda dengan personel yang turun ke lapangan.
Kasus Terkuak Gegara Pegawai Ngeluh
Kasus korupsi di internal KPK, terungkap setelah adanya keluhan dari pegawai KPK, karena uang perjalanan dinasnya dipotong.
"Dengan keluhan adanya proses administrasi yang berlarut dan potongan uang perjalanan dinas yang dilakukan oleh oknum tersebut kepada pegawai KPK yang melaksanakan tugas perjalanan dinas," kata Sekjen KPK Cahya H Harefa saat menggelar konferensi pers, Selasa (27/6/2023).
Setelah mendapat laporan itu, KPK mengambil langkah dengan melakukan pengusutan.