Inge Anugrah membongkar soal kebohongan putranya, Kenzo Wibowo yang sempat mengungkap isu orang ketiga yang menjadi alasan di balik gugatan cerai ayahnya, Ari Wibowo. Menurutnya, Kenzo terpaksa berbohong demi bisa memperbaiki imej ayahnya yang jatuh akibat masalah perceraian.
Meski sempat kecewa, Inge Anugrah merasa kasihan dengan putranya yang telah diduga telah dipengaruhi Ari Wibowo untuk bersekongkol soal isu orang ketiga di balik masalah rumah tangga keluarganya.
"Sempat waktu itu ada satu footage, Kenzo ngomong di depan wartawan, itu aku sebenarnya, aku sedih kasihan banget sama Kenzo," kata Inge Anugrah dikutip Suara.com, dalam acara podcast Melaney Ricardo.
"Kenzo juga sudah langsung aku ajak ngomong itu, malam (setelah) aku tahu bahwa dia waktu itu sama Ari harus ngomong di depan wartawan," imbuhnya.
Inge Anugrah juga mengatakan jika kebohongan yang dilakukan Kenzo hanya untuk memperbaiki citra sang ayah karena tercoreng dengan pemberitaan di media.
"Akhirnya aku tahu bahwa Kenzo itu cuma kasihan karena saat itu Ari kan di-bully banget sama netizen, kayak namanya dijelekin banget. Dia cuma mau menolong, kayak memperbaiki imej," katanya.
Namun, tindakan Kenzo yang berbohong soal isu orang ketiga di rumah tangga orang tuanya justru juga membuat nama Inge Anugrah tercoreng.
"Aku tanya, 'Kenapa Kenzo bilang bahwa Daddy lebih take care kalian?' (Kenzo menjawab) 'Well Mommy, what I meant was financially (Ma, sebenarnya maksudku lebih bisa secara finansial)'," ungkap Inge.
Inge Anugrah pun menyebut putranya juga telah mengakui bersalah dan telah meminta maaf kepadanya.
Baca Juga: Usai Konten Oklin Fia, Unggahan Wulan Guritno Pegang Es Krim Sambil Julurkan Lidah Diserbu Netizen
"Karena Kenzo nyadar bahwa memang financially si bapak lebih bisa. 'Tapi Kenzo dengan kamu kayak gitu kan kamu menjelekkan nama Mommy, Mommy kan juga pengin kerja nantinya'. (Kenzo menjawab) 'Ya I know, I'm sorry Mommy (iya aku tahu, maaf ya Ma)'," imbuhnya.
Setelah Kenzo mengaku bersalah, Inge Anugrah juga menyindir Ari Wibowo lantaran turut melibatkan sang putra dalam masalah rumah tangga mereka.
"Kalau menurut aku, perkara orang dewasa enggak harusnya melibatkan anak-anak, bagi aku itu tindakan yang nggak wise (bijaksana) banget. Jadi itu aku sesalkan itu terjadi," kata Inge.
"Itu menjadi pembelajaran buat kita orang-orang dewasa untuk lebih wise lah. Jangan lupakan anak-anak kita, mentally masih bertumbuh, masih perlu dibimbing, jadi lebih wise aja," tandasnya.