Sebut Film Ice Cold Besutan Netflix Sengaja Dibuat Kontroversi Biar Laris, Prof Eddy soal Tagar #SaveJessica: Saya Ketawa

Dexcon

Senin, 16 Oktober 2023 | 14:06 WIB
Sebut Film Ice Cold Besutan Netflix Sengaja Dibuat Kontroversi Biar Laris, Prof Eddy soal Tagar #SaveJessica: Saya Ketawa
Sebut Film Ice Cold Besutan Netflix Sengaja Dibuat Kontroversi Biar Laris, Prof Eddy soal Tagar #SaveJessica: Saya Ketawa. (youtube.com/Netflix Indonesia)

Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Prof Edward Omar Sharif Hiariej alias Prof Eddy mengaku sangat kaget dengan reaksi netizen yang justru berbalik membela Jessica Kumala Wongso. 

Menurutnya, hal itu setelah Netflix merilis film dokumenter berjudul: Ice Cold: Murder, Coffe, and Jessica Wongso. Prof Eddy pun menganggap jika film dokumenter tentang kasus 'Kopi Sianida' Jessica Wongso ini dibuat kontroversi oleh pihak Netflix agar bisa laku di masyarakat. 

Pernyataan itu diungkapkan Prof Eddy Hiariej dalam podcats yang tayang di channel Youtube Diskursus Net pada Sabtu (14/10) lalu. 

"Tentunya saya kaget sama halnya juga dengan teman-teman Jaksa, kuasa hukum (Jessica Wongso) masuk pada materi perkara. Saya enggak tahu apa isi perjanjian antara Netflix dengan kuasa hukum, tapi saya kira kalau dia (Netflix) tidak berbuat demikian enggak bakalan lakulah ya (film Ice Cold), jadi sengaja dibuat kontroversi kemudian akan dinilai oleh netizen," katanya dikutip, Senin (16/10).

Dia pun menganggap jika ada upaya penggiringan opini di film dokumenter besutan Netflix. Pasalnya, Prof Eddy menyebut jika banyak netizen yang justru berubah sikap atas putusan pengadilan terhadap Jessica yang divonis 20 tahun penjara atas kasus kematian I Wayan Mirna Salihin pada 2016 lalu. 

"Tapi saya pun kaget dengan komentar netizen, artinya komentar netizen itu berbanding 180 derajat ketika saya memberikan kesaksian pada tahun 2016 pada saat saya disidang tahun 2016. Kalau saya tidak salah bulan Agustus kali ya itu kan banyak mendapat pujian dari netizen," katanya. 

"Sekarang padahal itu kan sidang hampir 40 kali sidang, kalau saya tidak salah, ini mereka (netizen) melihat satu setengah jam (film Ice Cold) tiba-tiba berubah arah tapi begitulah netizen kita enggak apa-apa ya," imbuhnya. 

Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Prof Edward Omar Sharif Hiariej. (tangkapan layar) [Channel Youtube Diskursus Net.]
Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Prof Edward Omar Sharif Hiariej. (tangkapan layar) (sumber: Channel Youtube Diskursus Net.)

Namun demikian, Prof Eddy mengaku khawatir jika penggiringan opini di film 'Ice Cold' tersebut justru membuat masyarakat mendiskreditkan sistem peradilan pidana di Indonesia. Padahal, kata dia kasus Jessica sudah diuji oleh 15 orang hakim mulai sejak kasus itu disidangkan di Pengadilan Negeri hingga adanya 2 kali pengajuan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung. 

"Nah ini yang harus apa kita sadari bersama karena kita tahu bahwa kasus Jessica ini kan saya selalu mengatakan sudah diperiksa oleh 15 hakim, jadi tiga pada Pengadilan Negeri, tiga pada Pengadilan Tinggi, tiga pada Mahkamah Agung. Dia dua kali PK (Peninjauan Kembali), ya sudah 15 Hakim yang memeriksa dan no disenting opinion," katanya. 

baca juga

Selain itu, Prof Eddy pun mengaku hanya tertawa melihat ramainya tagar #SaveJessica yang sempat viral di media sosial setelah Netflix merilis film dokumenternya. Prof Eddy pun menganggap jika banyak netizen mudah terperdaya dengan film 'Ice Cold' tanpa menyaksikan persidangan kasus Jessica pada 2016 yang sempat ditayangkan beberapa TV swasta.  

"Jadi artinya anda sekarang ngihat save Jessica ya Jadi ya?" kata host podcast tersebut. 

"Oh saya ketawa ya karena mereka yang bilang tuh kan, mereka tidak mengikuti (persidangan) jadi bisa bayangkan mereka hanya melihat 1 setengah jam (film Ice Cold) terus kemudian bisa beropini, padahal dulu sidang itu kan ditayangkan oleh beberapa TV swasta dan everyday, tiap hari," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jessica Wongso Mendadak Dilarang Ditemui Pihak Netflix di Penjara, Wamenkumham: Narapidana Memang Tak Bisa Diwawancarai!

Jessica Wongso Mendadak Dilarang Ditemui Pihak Netflix di Penjara, Wamenkumham: Narapidana Memang Tak Bisa Diwawancarai!

Dexcon | Senin, 16 Oktober 2023 | 11:52 WIB

Akui Giring Opini Publik Demi Bebaskan Jessica Wongso, Hotman Paris: The Only Way Adalah Grasi ke Presiden

Akui Giring Opini Publik Demi Bebaskan Jessica Wongso, Hotman Paris: The Only Way Adalah Grasi ke Presiden

Dexcon | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 22:47 WIB

Ogah Maafkan Jessica Wongso, Video Kembaran Mirna Salihin Nangis Jadi Sorotan!

Ogah Maafkan Jessica Wongso, Video Kembaran Mirna Salihin Nangis Jadi Sorotan!

Dexcon | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 21:29 WIB

Sebut Jessica Wongso Belum Terbukti Bersalah Secara Hukum, Hotman Paris: Yang Tahu Hanya Dia dan Tuhan

Sebut Jessica Wongso Belum Terbukti Bersalah Secara Hukum, Hotman Paris: Yang Tahu Hanya Dia dan Tuhan

Dexcon | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 17:06 WIB

Terkini

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:56 WIB

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:55 WIB

HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja

HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:54 WIB

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB

Bitch x Rich Lanjut Season 3, Incar Miyeon (G)I-DLE sebagai Pemeran Utama

Bitch x Rich Lanjut Season 3, Incar Miyeon (G)I-DLE sebagai Pemeran Utama

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:50 WIB

Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional

Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:48 WIB

Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya

Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:47 WIB

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:46 WIB

Sesi Sambutan di Acara Resmi, Warisan Feodal yang Dianggap Normal

Sesi Sambutan di Acara Resmi, Warisan Feodal yang Dianggap Normal

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB