Otto Hasibuan mengancungi jempol dengan aksi netizen Indonesia lantaran dianggap membantunya dalam kasus 'Kopi Sianida' Jessica Kumala Wongso yang kini kembali viral. Otto pun mengucapkan banyak terima kasih karena kagum dengan aksi netizen yang membantunya untuk menepis beragam tuduhan kepada Jessica yang diyakini bersalah atas kematian I Wayan Mirna Salihin.
“Terima kasih, terima kasih ya, keren, keren, keren,” ucap Otto Hasibuan.
Menurut Otto, netizen Indonesia semakin pintar karena bisa membalas tudingan-tudingan yang dialamatkan kepada Jessica Wongso. Bahkan, Otto Hasibuan mengaku terbantu oleh netizen yang bisa menemukan bukti-bukti demi membela Jessica yang sudah divonis 20 tahun penjara pada 2016 lalu.
“Udah pinter-pinter banget gitu, umpamanya ada pernyataan A yang salah gitu, dia (netizen) bisa cari bukti darimana, tempel langsung gini, balas gitu. Aduh saya sendiri heran gitu lho, saya banyak terbantu dari para netizen ini, saya kan gak semua data nya ada. Mereka punya lho darimana-mana, asal si A ngomong ini salah, ditimpa sama mereka (netizen) dengan ini,” jelas Otto Hasibuan.
Otto Hasibuan pun menganggap dukungan dari netizen kepada Jessica Wongso itu sangat bagus untuk masyarakat Indonesia dalam mendapatkan keadilan.
“Dan ini bagus untuk bangsa Indonesia, inilah rakyat bersatu, rakyat bersama untuk mendapatkan keadilan, karena mungkin sudah lama tidak mendapatkan keadilan, salut buat mereka (netizen), ucap Otto sambil mengacungi jempol.
Pernyataan Otto Hasibuan tersebut mendapat sorotan netizen setelah diunggah ulang oleh akun TikTok @juniardian.willim pada Senin (15/10). Bahkan, banyak yang mendukung Otto Hasibuan agar tetap bersemangat mengawal kasus Jessica.
“Karena sekarang jejak digital sangat mudah diakses pak Otto, tenang aja pak kami siap membantu,” ucap netizen.
“Pak Otto hebat tak pernah nyerah dari awal kasus sampai sekarang,” timpal yang lain.
“Semangat terus pak Otto demi kebenaran,” sahut netizen lain.
Diketahui kasus 'Kopi Sianida' pada 2016 lalu kembali jadi perbincangan publik setelah kisahnya dituangkan dalam film dokumenter bertajuk "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso" garapan Netflix.