Suara.com - Usai melampiaskan nafsunya di kamar hotel di kota Bandung, Jawa Barat, pengacara kontroversial Farhat Abbas memberikan janji-janji surga pada EDH. Salah satunya adalah menikahi korban.
"Dia (EDH) dirayu, dijanjikan kawin, dikasih kerjaan dan lain-lain. Ya rayuan gombal lah, namanya juga Farhat," kata kuasa hukum EDH, Muara Karta ditemui usai melaporkan Farhat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (5/5/2014).
EDH tak menggubris rayuan Farhat. Khawatir bakal membongkar kejadian asusila yang dialaminya, Farhat beberapa kali mengirimkan pasan bernada ancaman untuk membungkam EDH.
"Saya pernah diancam. Dia (Farhat) ngancem-ngancem saya melalui sms, 'jangan macam-macam'," ujar EDH sambil menahan tangis.
EDH punya alasan sendiri mengapa dirinya baru muncul dan melaporkan peristiwa yang dialaminya setahun silam. "Karena Tuhan yang perlihatkan. Saya berani karena dia (Farhat) orang jahat. Tuhan sudah tunjukan itu. Saya mohon dukungan dari semua pihak supaya wanita lain nggak teraniaya," ujar perempuan berusia 48 tahun ini sambil terisak.
Dugaan perbuatan asusila ini bermula saat EDH diajak Farhat bertemu di salah satu hotel di Bandung untuk membicarakan bisnis periklanan yang akan mereka jalani bersama. Di kamar hotel, EDH justru dipaksa meladeni nafsu bejat Farhat.