Gracia Indri Setuju Kebijakan Kantong Plastik Berbayar

Yazir Farouk, Wahyu Tri Laksono

Sabtu, 05 Maret 2016 | 09:03 WIB
Gracia Indri Setuju Kebijakan Kantong Plastik Berbayar
Gracia Indri [suara.com/Yazir]

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) resmi memberlakukan sistem kantong plastik berbayar di 22 kota di Indonesia mulai 21 Februari lalu. Dengan kebijakan ini, konsumen dikenai harga Rp 200 per kantong plastik.

Tujuan kebijakan ini untuk mengurangi produksi sampah terutama yang berbahan plastik. Namun tetap saja muncul pro dan kontra di tengah masyarakat, tak terkecuali dari kalangan artis.

Baru-baru ini, suara.com berhasil mewawancarai presenter Gracia Indri. Dia dimintai pendapatnya soal kebijakan tersebut. Berikut wawancara lengkapnya ;

Bagaimana tanggapan kamu soal kebijakan kantong plastik berbayar?

Kaget sih awalnya. Kemarin pas sempat belanja dibilang kalau plastiknya bayar. Aku mendukung gerakan itu ya dan aku juga dari dulu selalu membawa tas yang bukan plastik. Plastik itu kan barang yang susah didaur ulang.

Kamu keberatan?

Nggak sih. Bukan masalah uangnya yang Rp 200, tapi ini kan untuk masa depan, buat go green juga.

Dengan kebijakan ini, kamu jadi mau mengubah gaya hidup?

Ya pelan-pelan diubah, meski kadang-kadang suka lupa pasti. Lagi berusaha mencoba untuk rutin. Meski sebenarnya kita butuh plastik untuk bawa sesuatu, tapi harus kita biasain, di luar negeri kan sudah dicoba.

Menurut kamu kebijakan ini terlambat atau tidak?

Nggak ada yang terlambat walaupun semua negara sudah menggalakkan itu. Mudah-mudahan bisa didengar masyarakat dan dijadikan kebiasaan.

Kebijakan ini bakal efektif mengurangi sampah plastik?

Harusnya mengurangi. Setidaknya tanamkan dalam diri kita sendiri lah. Supaya kita juga nanti nggak kena dampaknya. Misalnya kayak kena banjir protes, salahin pemerinta tapi program pemerintah nggak dijalankan.

Kebijakan ini dikhawatirkan tidak sampai ke pasar tradisional karena kurangnya sosialisasi. Menurut kamu?

Ya itu sih gampang, kan penjualnya suka nggak tau. Belum sampai sosialisasi dari pemerintah. Ya kita sebagai pembeli saja yang sadar diri nggak usah nunggu dari penjualnya.

Jadi kamu dan suami sudah membiasakan gaya hidup go green?

Saya sama David (suami) sudah melakukan itu. Saya sama David sudah mengubah mindset kami. Gara-gara Rp 200 yang kita keluarin artinya bisa menambahkan plastik yang nggak bisa didaur ulang. Itu dia untuk merusak alam cuma butuh hal kecil saja. Itu yang aku ubah mindsetnya. Ayo kita lakuin sama-sama.

Konsumen dikenai harga Rp 200 per kantong plastik kira-kira terlalu murah atau bagaimana?

Memang sangat murah, tapi nanti kalau dikasih yang mahal protes. Ya balik lagi kayak yang aku bilang dari diri sendiri saja, mau mahal mau murah harus mengubah pola pikir kita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebijakan Kantong Plastik Berbayar Butuh Sosialisasi

Kebijakan Kantong Plastik Berbayar Butuh Sosialisasi

News | Jum'at, 26 Februari 2016 | 00:41 WIB

Layak Ditiru, Pemuda Ini Bikin Kantong Belanja Sendiri

Layak Ditiru, Pemuda Ini Bikin Kantong Belanja Sendiri

Your Say | Selasa, 23 Februari 2016 | 12:52 WIB

Gracia Indri Digosipkan Hamil, David: Saya Belum Mau Punya Anak

Gracia Indri Digosipkan Hamil, David: Saya Belum Mau Punya Anak

Entertainment | Sabtu, 24 Oktober 2015 | 13:11 WIB

Terkini

Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma

Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma

Jogja | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Tidak Foya-foya tapi Tetap Tekor: Mengapa Hidup Layak Makin Sulit Didapat?

Tidak Foya-foya tapi Tetap Tekor: Mengapa Hidup Layak Makin Sulit Didapat?

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Tak Perlu Keluar Kota, Staycation di Kuningan Kini Bisa Dapat Pizza & Gelato

Tak Perlu Keluar Kota, Staycation di Kuningan Kini Bisa Dapat Pizza & Gelato

Jakarta | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:05 WIB

7 Cara Mengatasi HP Samsung yang Panas saat Main Game dan Dicas

7 Cara Mengatasi HP Samsung yang Panas saat Main Game dan Dicas

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Kapolri Ganti Kapolres Barru, Tana Toraja, Hingga Luwu Timur

Kapolri Ganti Kapolres Barru, Tana Toraja, Hingga Luwu Timur

Sulsel | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Kopi Kedua di Sudut Kedai

Kopi Kedua di Sudut Kedai

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Setahun Jadi Tersangka, Anggota DPR Satori Kembali Dipanggil KPK Soal CSR BI

Setahun Jadi Tersangka, Anggota DPR Satori Kembali Dipanggil KPK Soal CSR BI

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:58 WIB

IHSG Masih Betah di Level 6.500, Saham KOTA Naik 30%

IHSG Masih Betah di Level 6.500, Saham KOTA Naik 30%

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Pecinta Kopi, Yuk Belajar Bijak Mengelola Material dan Terapkan Ekonomi Sirkular

Pecinta Kopi, Yuk Belajar Bijak Mengelola Material dan Terapkan Ekonomi Sirkular

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Perjalanan Bilal Hasan Bawa Nama Indonesia ke Octagon, Debut UFC Berakhir KO Spektakuler

Perjalanan Bilal Hasan Bawa Nama Indonesia ke Octagon, Debut UFC Berakhir KO Spektakuler

Sport | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:55 WIB

×