- Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat di zona hijau pada akhir perdagangan Agustus 2026.
- Phintraco Sekuritas mencatat IHSG naik tipis 0,11 persen ke level 6.525,48 pada Senin, 31 Agustus 2026.
- Penguatan IHSG didorong oleh sektor industri, energi, dan keuangan meskipun dibayangi berbagai sentimen global.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Agustus 2026 di zona hijau. Pada perdagangan Senin (31/8/2026), IHSG ditutup menguat tipis setelah sempat bergerak di zona merah hampir sepanjang sesi.
Berdasarkan data Phintraco Sekuritas, IHSG ditutup di level 6.525,48, naik 7,36 poin atau 0,11 persen.
Dengan penguatan tersebut, IHSG tercatat naik 4,64 persen secara bulanan (MoM) sepanjang Agustus 2026. Namun, jika dihitung sejak awal tahun, IHSG masih mengalami koreksi 24,53 persen secara YTD.
Pada perdagangan hari ini, IHSG dibuka di level 6.511. Indeks kemudian sempat menyentuh level tertinggi 6.528 dan level terendah 6.476.
![Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62 dan bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/01/31668-ihsg.jpg)
Nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp24,32 triliun, dengan volume transaksi sebanyak 47,97 miliar saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2.314.329 kali.
Phintraco Sekuritas menyebut sejumlah sentimen menjadi perhatian pasar pada perdagangan terakhir Agustus. Di antaranya pidato Chairman The Fed yang cenderung hawkish, konflik berkepanjangan di Timur Tengah, koreksi harga emas, serta antisipasi terhadap efektivitas rebalancing indeks MSCI Agustus.
Dari sisi sektoral, sektor industri menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 1,46 persen. Disusul sektor energi yang naik 1,12 persen dan sektor keuangan yang menguat 0,67 persen.
Sementara itu, sektor kesehatan menjadi sektor dengan pelemahan paling dalam, yakni 1,66 persen. Sektor basic materials turun 0,40 persen, sedangkan sektor teknologi terkoreksi 0,16 persen.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai IHSG masih bertahan di atas level MA5. Sementara Stochastic RSI menunjukkan indikasi reversal di area pivot, meski histogram positif MACD mulai melemah.
Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif pada perdagangan Selasa (1/9/2026), dengan kisaran 6.450-6.570.
Data Perdagangan Hari Ini
- IHSG: 6.525 naik +7,357 poin atau +0,113 persen
- Pembukaan: 6.511
- Tertinggi: 6.528
- Terendah: 6.476
- Nilai transaksi: Rp24,32 triliun
- Volume transaksi: 47,97 miliar saham
- Frekuensi transaksi: 2.314.329 kali
Top Value
- BBCA: Rp6.475 | 0,00 persen
- CPIN: Rp2.980 | turun 2,61 persen
- BBRI: Rp3.250 | naik 1,88 persen
Top Volume
- KOTA: Rp216 | naik 34,16 persen
- IATA: Rp126 | naik 12,50 persen
- JGLE: Rp92 | naik 15,00 persen
Top Gainers LQ45
- AKRA: Rp1.455 | naik 6,59 persen
- ADRO: Rp2.840 | naik 6,37 persen
- AADI: Rp10.825 | naik 5,87 persen
Top Losers LQ45
- MAPI: Rp1.400 | turun 6,35 persen
- HRTA: Rp2.210 | turun 5,15 persen
- ICBP: Rp7.600 | turun 4,40 persen
Top Gainers JII
- ADRO: Rp2.840 | naik 6,37 persen
- AADI: Rp10.825 | naik 5,87 persen
- ENRG: Rp1.310 | naik 4,38 persen
Top Losers JII
- ICBP: Rp7.600 | turun 4,40 persen
- MDKA: Rp2.940 | turun 3,29 persen
- ARCI: Rp1.345 | turun 3,24 persen