Kegelisahan Sys Ns Terhadap Bangsa Indonesia

Tomi Tresnady, Wahyu Tri Laksono

Sabtu, 02 Juli 2016 | 10:54 WIB
Kegelisahan Sys Ns Terhadap Bangsa Indonesia
Sys Ns . [Suara.com/Nanda Hadiyanti]

Suara.com - Nama pesohor ini cukup panjang; Raden Mas Haryo Heroe Syswanto Ns. Soerio Soebagio atau akrab dengan nama Sys Ns. Awalnya dikenal sebagai penyiar radio Prambors, aktor, sutradara, penulis skenario hingga komedian. Banyak program-program keren yang hadir berkat tangan dinginnya.

Sys sempat bergabung dengan Sersan Prambors di Prambors bersama Muklis Gumilang, Pepeng, Krisna Purwana, dan Nana Krip. Sekitar tahun 2008 dirinya buat terobosan dengan membuat acara di TV One bertajuk Radio Show yang konsepnya sangat amat berbeda dengan acara tv lainnya.

Tak hanya disitu, Sys Ns juga pada era reformasi ini cukup aktif di panggung politik. Pada 2004, ia ikut membidani lahirnya Partai Demokrat meski akhirnya terdepak.

Tak ingin pasrah begitu saja, Sys kemudian mendirikan Partai Politik NKRI (Negara Kesatuan Indonesia) pada tahun 2009, namun sayangnya partai tersebut tak lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum.

Lelaki berusia 59 tahun ini meluangkan waktu berbincang dengan suara.com baru-baru ini. Sys mengungkapkan hasratnya untuk memperbaiki bangsa ini. Setelah gagal di politik ia kemudian kembali berjuang lewat budaya pop sesuai dengan bidangnya.

Berikut petikan wawancara dengan Sys:

T: Gimana anda kok menghilang dari partai politik?

J: Ya sebenarnya saya ini tipikal yang mau mencoba segalanya. Kaya waktu di Demokrat sama Partai NKRI itu. Cuma sekarang saya sudah malas di politik, kecuali ada yang mau membayar saya buat menangin. Kalau bikin partai sendiri nggaklah nanti dijegal lagi saya.

T: Tapi masih tertarik masuk politik Mas?

J: Tertarik sangat tertarik, karena negara ini masih banyak penjahatnya, makanya saya masih terus menerus, mau berjuang bikin partai yang baik untuk menang, presiden yang baik untuk menang..bisa mengalahkan kejahatan, cuma saya nggak mau gratis-gratis lagi, saya capek, soalnya yang makan maling-maling semua.

T: Terus gimana cara anda agar bisa tetap memperbaiki bangsa ini?

J: Untuk sekarang saya lagi fokus di film mau bangkitkan kesadaran anak muda lagi. Kesadaran hidup, berbangsa dan bernegara, nasionalisme mereka. Mulai film Salah Bodi tentang isu LGBT yang dirilis, sebelum isu itu merebak. Terus terbaru beberapa bulan lalu, Pacarku Anak Koruptor yang menceritakan tentang nasionalisme pemuda.

T: Terus lewat film itu mau diapain?

J: Ya biara remaja paham kalau mereka harus benar-benar paham tentang bangsa ini. Kalau generasi mudanya memble, mau dikemanain bangsa ini, aku ingin banggain anak muda yg bangga sama negeri ini. Generasi kita dirusak lewat film nggak bermutu dan acara tv nggak bermutu.

T: Memang acara tv dan film sekarang ini seperti apa Mas?

J: Kalau film sudah ada yang baik ya sekarang, malah sudah banyak. Program tipi nggak bermutu merusak moral bangsa, nggak bertanggung jawab, KPI pun sama saja yang ditegur hanya satu dua, pelem juga apa ukuran 13-14 tahun sensor, cipokan kan 17 tahun, eh ini difilm 13-14 tahun ada kan nggak bener..

T: Trus yang udah ditegur muncul lagi gimana tuh?

J: Tutup izinnya kan susah amat, kalau perlu bakar. KPI nggak berani keluarin izin tutup sih, waktu itu diledek pas acara Tukul, diskors Empat Mata dijadiin Bukan Empat Mata, nanti diskors lagi jadi Mata Mata, terus Sebelah Mata..

Kalau saya jadi Presiden begini nih, saya panggil menterinya, saya suruh nonton acara kayak gitu, terus gue bilang kalau bulan depan masih ada acara kayak gitu, bukan izin tv-nya ditutup tapi elunya gue berhentiin..

T: Jadi harus seperti apa Mas?

J: Kita harus mencontoh Amerika, mereka tahu betul bagaimana film bisa memperbaiki kehidupan negaranya. Rasa nasionalisme anak mudanya, itu yang harus kita contoh. Makanya saya sekarang mau fokus kembali ke film mau buat film drama anak muda, ada komedinya, badung tapi bertanggung jawab serta nasionalismenya juga ada.

Banyak pelajar sukses kita tak dihargai di negeri sendiri. Mereka lebih kerja di luar negeri, kenapa karena nasionalismenya hilang. Dan pemerintah nggak menanamkan itu. Liat deh anak Indonesia sekolah di luar negeri semua maju dipake semua di luar negeri, contohnya animator film Hollywood orang Indonesia, setiap kantor di luar negeri ada orang Indonesia..

T: Terus kenapa harus anak muda sasarannya?

J: Karena selama ini penyelenggara negara cuek, korupsi merajalela, kalau korupsi merajalela negara ancur, makanya harus diperbaiki dari ketika mereka muda.

T: Terus bagaimana pemerintahan Jokowi sekarang?

J: Saya melihat pemerintah sekarang sudah bagus, sudah memulai, koruptor banyak yang ketangkep, bandar narkoba ketangkep, luar biasa nggak ada yang pernah kayak begitu. Sekarang tiap hari ketangkep-ketangkep.

Kalau itu dilakukan terus menerus, bawahannya pada ngikut maju nih negara, cuma sekarang kan atasannya udah galak mau memperbaiki, eh bawahannya nggak ikut, malah merongrong supaya jatuh. Ini bahaya, trus rakyat dan anak muda dinina boboin..

T: Bagaimana perbedaan masyarakat sekarang dengan jaman orba?

J: Oh beda, sekarang anak muda dan masyarakat nggak di nina boboin, pemerintah sudah mulai merangsang itu semua. Cuma orang yang baik ini ditunjang nggak nih, harusnya kita bersatu, jangan cuek 'lu lu gue gue,' penjahat-penjahat justru kompak buat ngejatuhin orang baik ini.

T: Sersan Prambors ada rencana reunian?

J: Saya ingin tapi bukan reuni ya, cuma pengen bikin lagi kehidupan yang ada kebut-kebutannya, ada penyiarnya. Kehidupan kaya gitu nggak pernah mati, kaya gitu terus sama.

T: Jika mau bikin film seperti itu, bagaimana dengan kondisi pasar sekarang?

J: Itu bukan masalah pasar justru saya ingin menciptakan pasar.

T: Nggak tertarik bikin kaya Warkop Reborn (film produksi Falcon Pictures dibintangi Tora Sudiro, Abimana Aryasatya dan Vino G Sebastian) tuh, Mas?

J: Duh gimana caranya udah pada mati, saya udah mau bikin dulu, sersan prambors reuni eh pepeng meninggal bang nana sakit..tapi bagus ide-ide semacam itu, Warkop Reborn, kalau sersan prambors reborn nggak lah, itu saya niatin memang dua film, dua tahun, dua kaset bubar biar kaya the beatles lagi top-topnya bubar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sys NS Garap Kisah Koruptor yang Insyaf

Sys NS Garap Kisah Koruptor yang Insyaf

Entertainment | Sabtu, 13 Februari 2016 | 10:04 WIB

Terkini

34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM

34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 15:07 WIB

Andre Taulany Resmi Menikah dengan Amanda Rigby Hari Ini

Andre Taulany Resmi Menikah dengan Amanda Rigby Hari Ini

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 15:06 WIB

7 Rekomendasi Kompor Gas 1 Tungku untuk Dapur Terbatas, Murah Mulai Rp100 Ribuan

7 Rekomendasi Kompor Gas 1 Tungku untuk Dapur Terbatas, Murah Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:05 WIB

Bodong! DLH Tangsel Sebut TPST Abu & Co Cisadane Tak Punya Izin Lingkungan dan Bangunan

Bodong! DLH Tangsel Sebut TPST Abu & Co Cisadane Tak Punya Izin Lingkungan dan Bangunan

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 15:00 WIB

Krisis Air Bersih Jangan Cuma Dianggap Masalah Musiman! Ini Peringatan Keras Wakil Ketua DPRD Jateng

Krisis Air Bersih Jangan Cuma Dianggap Masalah Musiman! Ini Peringatan Keras Wakil Ketua DPRD Jateng

Jawa Tengah | Minggu, 20 September 2026 | 14:58 WIB

Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature

Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 14:53 WIB

Mitos Photographic Memory ala Sherlock: Menguji Klaim Brain Hacks

Mitos Photographic Memory ala Sherlock: Menguji Klaim Brain Hacks

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 14:50 WIB

Cara Menghilangkan Bau Busuk di Dalam Kulkas Tanpa Bahan Kimia, Panduan Lengkap dan Praktis

Cara Menghilangkan Bau Busuk di Dalam Kulkas Tanpa Bahan Kimia, Panduan Lengkap dan Praktis

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 14:35 WIB

Sopir Travel Tewas Ditembak KKB, Menyelesaikan Konflik Papua Tak Bisa Hanya Andalkan TNI

Sopir Travel Tewas Ditembak KKB, Menyelesaikan Konflik Papua Tak Bisa Hanya Andalkan TNI

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:34 WIB

Riyadh Digempur! Houthi Klaim Dilindungi Donald Trump: AS Ogah Bantu Arab Saudi

Riyadh Digempur! Houthi Klaim Dilindungi Donald Trump: AS Ogah Bantu Arab Saudi

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:30 WIB

×