Seruan Stop Bullying Digelar Lewat Kabaret "Gajah di Atas Langit"

Dythia Novianty

Minggu, 09 Oktober 2016 | 15:15 WIB
Seruan Stop Bullying Digelar Lewat Kabaret "Gajah di Atas Langit"
Ilustrasi anak korban "bullying". (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Sekumpulan anak muda kreatif Bandung akan menghadirkan pergelaran kabaret "Ada Gajah di Atas Langit" di Teater Tertutup, Dago Tea Hous Kota Bandung, 15-16 Oktober 2016. Kabaret ini digelar selain menghibur juga untuk menggugah kesadaran masyarakat atas pencegahan praktik bullying.

"Kami ingin menunjukan sebuah karya yang bisa dinikmati semua kalangan masyarakat sekaligus mengedukasi masyarakat untuk ikut menghentikan bullying. Salah satunya melalui pergelaran berjudul 'Ada Gajah di Atas Langit' ini," kata sutradara kabaret Dimas Tri Aditiyo di Bandung, Minggu (9/10/2016).

Pentas kabaret itu digarap komunitas anak muda After Work Project bersama Bosmat Kabaret, Sanggar Ananda, dan Abgienterpriese. Dimas mengatakan, pagelaran yang melibatkan 150 orang pemeran dan kru ini akan mengambil isu bullying, yang saat ini masih sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, bullying terhadap fisik dan mental di kalangan pelajar atau generasi penerus bangsa sudah sangat mengkhawatirkan.

"Semoga setelah menyaksikan pagelaran nanti, masyarakat Bandung bisa terbuka pandangannya, bahwa satu hal kecil bisa membuat suatu menjadi besar. Apalagi tentang kasus bullying yang bisa mengubah kepribadian seseorang. Stop bullying and start loving," kata dia.

Sementara itu, salah satu personil Icons, Grace menyatakan pementasan kabaret "Ada Gajah di Atas Langit" mempunyai keunikan dan kelebihan tersendiri, yaitu keikutsertaan penonton kabaret dalam menentukan ending cerita serta penampilan khusus dari Icons (yang dulu bernama 7 Icons).

"Ada hal unik dan berbeda. Penonton yang akan menentukan ending dari ceritanya akan di bawa kemana. Sehingga penonton yang sudah terbawa suasana akan merasakan pengalaman yang berbeda ketika menonton pagelaran kabaret ini," katanya.

Menurut Grace, salah satu personil Icons, mereka tertarik untuk berkontribusi dalam kabaret ini karena adanya tujuan menginspirasi anak muda untuk berhenti melakukan bullying.

"Ini gagasan positif yang menginspirasi anak muda, which is kita juga suka hal itu. Ini adalah salah satu kesempatan yang baik bagi Icons untuk menginspirasi di bidang kreatifitas dan kesenian," pungkasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Hanya Kalah Bersaing dengan Ronaldo, Griezmann Juga Dibully

Bukan Hanya Kalah Bersaing dengan Ronaldo, Griezmann Juga Dibully

Bola | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 08:58 WIB

40 Persen Pelajar di Kota Bogor Korban "Bullying"

40 Persen Pelajar di Kota Bogor Korban "Bullying"

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 03:49 WIB

Ahok Pilih Agak Bodoh, Tapi Terpuji, Ketimbang Pintar, Tapi Nakal

Ahok Pilih Agak Bodoh, Tapi Terpuji, Ketimbang Pintar, Tapi Nakal

News | Senin, 09 Mei 2016 | 11:11 WIB

Kasus Siswi SMAN 3 Dipaksa Pakai Bra Seniornya, Ini Reaksi Ahok

Kasus Siswi SMAN 3 Dipaksa Pakai Bra Seniornya, Ini Reaksi Ahok

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 20:12 WIB

Heboh Video Bullying Siswi SMAN 3 Setiabudi Jakarta

Heboh Video Bullying Siswi SMAN 3 Setiabudi Jakarta

News | Senin, 02 Mei 2016 | 23:14 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×