40 Persen Pelajar di Kota Bogor Korban "Bullying"

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 16 Juni 2016 | 03:49 WIB
40 Persen Pelajar di Kota Bogor Korban "Bullying"
Ilustrasi anak korban "bullying". (Shutterstock)

Suara.com - Junior Chamber International (JCI) mencatat sekitar 40 persen pelajar di Kota Bogor, Jawa Barat, menjadi korban perundungan atau bullying.

"Banyaknya korban akibat perundungan terjadi pada anak-anak usia sekolah," kata Juju Kurniawan dari JCI dalam audiensi dengan Wali Kota Bogor di Plaza Balai Kota, Rabu (15/6/2016).

Sebanyak 30 sampai 40 persen dari korban perundungan masih berusia sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas. Perundungan sering terjadi ketika seorang anak mempunyai kekurangan, baik secara fisik maupun mental.

"Pelaku umumnya mempunyai latar belakang masalah keluarga atau juga pernah menjadi korban perundungan," katanya.

Perundungan, kata Juju, terjadi hampir di tengah masyarakat tanpa disadari. Misalnya, saat seseorang memanggil temannya berdasar ciri fisik, seperti sebutan pendek, gendut, atau hitam.

"Bahkan, tatapan sinis juga termasuk salah satu bentuk 'bully', mulai secara verbal (ucapan), fisik (kekerasan), hingga di media sosial," katanya.

Menurut Juju, banyaknya kasus "bullying" yang dialami pelajar. relatif banyak di antara mereka yang masuk ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi karena psikisnya terganggu.

"Dampak dari 'bullying' tersebut membuat anak minder dan tidak bersemangat beraktivitas," katanya.

Sementara itu, psikiater anak dan remaja Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Ira Savitri Tanjung mengatakan bahwa pengaruh "bullying" pada anak bisa berbeda-beda tegantung pada kapasitas mental dari sang anak. Jika mental seorang anak rendah, tidak kuat ketika mendapat "bullying", bisa membuat anak menjadi depresi, cemas, hingga tidak sedikit yang akhirnya mengalami ganguan jiwa.

"'Bullying' sering terjadi di sekolah. Upaya untuk menghentikan perundungan, dapat dimulai dari sekolah," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya menggelar seminar "Stop Bullying" dengan mengundang guru BP, siswa, dan masyarakat umum.

"Diharapkan ke depan bisa jadi program sekolah saat tahun ajaran baru," katanya.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mendukung upaya penghentian "bullying" di kalangan pelajar melalui seminar yang digelar oleh JCI dan Rumah Sakit Marzoeki Mahdi. Pemerintah Kota Bogor mempunyai komitmen kuat mengenai perlindungan anak. Beberapa di antaranya sudah dijalankan melalui program Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB) Kota Bogor dan Tim Penggerak PKK Kota Bogor yang fokus pada ketahanan keluarga.

"Akan sangat bagus jika bisa bersama-sama bersinergi untuk terus mewujudkan Kota Bogor sebagai Kota Ramah Anak," katanya.

Bima menambahkan bahwa seminar tersebut hendaknya masuk sampai ke tingkat keluarga mengingat masih banyak yang belum paham dengan perundungan yang masih terjadi sampai saat ini.

"Pemkot Bogor akan terus mendorong, baik dari sisi kebijakan maupun koordinasi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Pilih Agak Bodoh, Tapi Terpuji, Ketimbang Pintar, Tapi Nakal

Ahok Pilih Agak Bodoh, Tapi Terpuji, Ketimbang Pintar, Tapi Nakal

News | Senin, 09 Mei 2016 | 11:11 WIB

Ahok Pastikan Tak Meluluskan Siswa Pelaku Bullying di Sekolah

Ahok Pastikan Tak Meluluskan Siswa Pelaku Bullying di Sekolah

News | Senin, 09 Mei 2016 | 10:15 WIB

Kasus Siswi SMAN 3 Dipaksa Pakai Bra Seniornya, Ini Reaksi Ahok

Kasus Siswi SMAN 3 Dipaksa Pakai Bra Seniornya, Ini Reaksi Ahok

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 20:12 WIB

KPAI Tanggapi Serius Kasus Bullying Para Siswi  SMAN 3 Setiabudi

KPAI Tanggapi Serius Kasus Bullying Para Siswi SMAN 3 Setiabudi

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 15:46 WIB

Heboh Video Bullying Siswi SMAN 3 Setiabudi Jakarta

Heboh Video Bullying Siswi SMAN 3 Setiabudi Jakarta

News | Senin, 02 Mei 2016 | 23:14 WIB

Lawan 'Bullying' Bersama Komunitas Sudah Dong!

Lawan 'Bullying' Bersama Komunitas Sudah Dong!

Lifestyle | Sabtu, 30 Januari 2016 | 13:14 WIB

BKD DKI Siap Beri Sanksi Pada PNS yang Lakukan Pungli di Bus

BKD DKI Siap Beri Sanksi Pada PNS yang Lakukan Pungli di Bus

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 15:09 WIB

Ini Penyebab "Bullying" Terhadap Anak Semakin Meningkat

Ini Penyebab "Bullying" Terhadap Anak Semakin Meningkat

Health | Sabtu, 16 Januari 2016 | 09:13 WIB

Ini Akibatnya Jika Anak Terlalu Banyak Ikut Bimbel

Ini Akibatnya Jika Anak Terlalu Banyak Ikut Bimbel

Lifestyle | Kamis, 14 Januari 2016 | 07:05 WIB

Pakar: Nama Julukan Termasuk "Bullying"

Pakar: Nama Julukan Termasuk "Bullying"

Lifestyle | Rabu, 13 Januari 2016 | 16:09 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×