Curhat Acha Septriasa soal Semrawutnya Pencoblosan di Sydney

Madinah

Senin, 15 April 2019 | 17:22 WIB
Curhat Acha Septriasa soal Semrawutnya Pencoblosan di Sydney
Aktris Acha Septriasa saat dijumpai di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (25/1/2018). [Suara.com/Sumarni]

Suara.com - Artis Acha Septriasa keluhkan terkait pencoblosan capres dan cawapres oleh WNI yang berada di Australia. menurut dia, banyak sahabtnya yang berada di Negeri Kangguru urung memberikan hak suaranya dikarenakan waktu yang sangat terbatas.

Hal ini disampaikan Acha Septriasa melalui akun Instagramnya.

Antrean WNI di Sydney yang hendak mencoblos. [Instagram @septriasaacha]
Antrean WNI di Sydney yang hendak mencoblos. [Instagram @septriasaacha]

"Trudy Hasta Taftiana (teman Acha Septriasa) dan teman- teman yang ada di foto ini mungkin mereka sedang merasa sedih krn sebagai WNI yang berhak memilih dan sedang berada di luar Negeri. Sebagai visitors, pendatang sementara, students, Permanent Resident baru, atau pun temporary resident, mereka BELUM menggunakan HAK PILIH nya. Dikarenakan Pintu di tutup jam 18.00 tepat.

Menurut Informasi yang saya dapat, banyak dari mereka yang seharusnya sudah menjadi DPT tapi mungkin ketika di search di website KJRI resmi namanya jadi tidak bisa di temukan. Akhirnya mereka banyak yang pindah TPS.

Turut menyayangkan bahwa banyak sekali teman- teman kita yang menunggu 5 tahun untuk memilih , bahkan mereka ada juga yang sudah memutuskan pilihan untuk TIDAK GOLPUT tapi dibatasi dengan JAM pemilih Khusus yang hanya 1 jam sblm pencoblosan berakhir," beber Acha Septriasa panjang lebar.

Acha yang diketahui sedang berada di Australia pun harus pagi-pagi sekali berangkat ke TPS untuk mencoblos.

"Saya sendiri permanent resident di Sydney, Tp karena takut kehilangan hak pilih , saya datang jam 8 pagi ke Town Hall untuk mencoblos, masih blm terlalu crowded , ada 4 TPS panitia di sana juga dengan jelas mengInformasikan pada saya bahwa DPLNK ( khusus) yang telat mendaftar ulang (pendaftaran berakhir 8 maret -13 maret 2019 )seperti saya boleh memilih dan datang lebih awal dr jam 17.00 supaya menghindari antrian yang membludak. Saya pindah TPS akhirnya ke Marrickville. Di situ saya mencoblos di TPS 10, datang lebih awal jam 3.30 sore, traffic nya gak terlalu padat seperti di town hall dan KJRI , banyak pemilih Tetap yang entah mengapa terdaftar di panjang nya lists calon pemilih, tp NIHIL kedatangan nya di jam 3.30 sampe jam 5 sore.

Guys, apapun itu.. tetap berpegang teguh pada Indonesia, yakin kalau keadaan ini pasti ada hikmahnya, dan jangan memperkeruh suasana dengan upaya-upaya prasangka. Mungkin Informasi yang kita akses sedemikian rupa dariTim penyelenggara Pemilu Luar Negeri Sydney di website KJRI masih minim, namun Gak bisa di pungkiri Kejelasan sebagai peserta pemilih juga KURANG di Gaung kan ke seluruh masyarakat di Sydney dengan bebas di platform terbuka. Dan panitia seperti kewalahan menyambut pemilih yang datang dr segala penjuru NSW. Bagaimana @bawasluri @kpu_ri dan @kjrisydney menyikapi hal ini?," tulisnya lagi. 

Acha Septriasa juga unggah video antrean di Town Hall tempat pencoblosan dilakukan. Meski sudah mengantre dari sore, menurut Acha, ternyata masih banyak yang tidak bisa masuk ke lokasi.

"Suasana di Town Hall pada Malam hari (dari Trudy Taftiana ) saat TPS di tutup . Mereka ada juga yang sudah antri dari sore , dan tidak bisa masuk.  Di KJRI berita nya juga banyak tersiar di Twitter video tentang WNI di luar negeri yang marah karena tak bisa menggunakan hak pilihnya padahal sudah tinggal di Sydney," sambung Acha Septriasa.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Acha Septriasa Bahas Yellow Flag yang Sering Dianggap Sepele di Pernikahan

Acha Septriasa Bahas Yellow Flag yang Sering Dianggap Sepele di Pernikahan

Video | Senin, 08 Juni 2026 | 11:18 WIB

Acha Septriasa Debut Jadi Sutradara dan Produser Lewat Film '9 Aku, Love Heals'

Acha Septriasa Debut Jadi Sutradara dan Produser Lewat Film '9 Aku, Love Heals'

Entertainment | Senin, 01 Juni 2026 | 12:52 WIB

Acha Septriasa Sebut Bertahan di Pernikahan Toksik Tak Selalu Benar

Acha Septriasa Sebut Bertahan di Pernikahan Toksik Tak Selalu Benar

Video | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:00 WIB

Suamiku Lukaku: Ketika 'Suami Idaman' Justru Menjadi Mimpi Buruk di Balik Pintu Rumah

Suamiku Lukaku: Ketika 'Suami Idaman' Justru Menjadi Mimpi Buruk di Balik Pintu Rumah

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:00 WIB

Ulasan Film Suamiku Lukaku: Isu KDRT yang Diangkat dengan Sensitif dan Kuat

Ulasan Film Suamiku Lukaku: Isu KDRT yang Diangkat dengan Sensitif dan Kuat

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:15 WIB

Acha Septriasa Ungkap Realita Pernikahan Toxic, Rela Bertahan Demi Anak

Acha Septriasa Ungkap Realita Pernikahan Toxic, Rela Bertahan Demi Anak

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:05 WIB

Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar

Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:00 WIB

Perankan Amina di Suamiku Lukaku, Acha Septriasa Ungkap Beratnya Jadi Korban KDRT

Perankan Amina di Suamiku Lukaku, Acha Septriasa Ungkap Beratnya Jadi Korban KDRT

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:45 WIB

Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong

Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Tayang Mulai Hari Ini, "Titip Bunda di Surga-Mu" Pengingat Pentingya Pulang ke Keluarga Saat Lebaran

Tayang Mulai Hari Ini, "Titip Bunda di Surga-Mu" Pengingat Pentingya Pulang ke Keluarga Saat Lebaran

Entertainment | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Tarif Transportasi Jakarta saat HUT RI Direvisi, dari Rp1 Jadi Rp8

Tarif Transportasi Jakarta saat HUT RI Direvisi, dari Rp1 Jadi Rp8

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:48 WIB

5 Parfum Pria Tahan Lama untuk Kerja Outdoor dan Berkeringat, Anti Bau Matahari

5 Parfum Pria Tahan Lama untuk Kerja Outdoor dan Berkeringat, Anti Bau Matahari

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:47 WIB

Buruh Tolak Pesangon Murah, DPR Didesak Cabut 3 PP Turunan Omnibus Law

Buruh Tolak Pesangon Murah, DPR Didesak Cabut 3 PP Turunan Omnibus Law

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Tema dan Logo Hari Pramuka 2026, Peringatan ke-65 Gerakan Pramuka

Tema dan Logo Hari Pramuka 2026, Peringatan ke-65 Gerakan Pramuka

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Susunan Upacara Hari Pramuka 2026, Lengkap dari Persiapan hingga Pembubaran

Susunan Upacara Hari Pramuka 2026, Lengkap dari Persiapan hingga Pembubaran

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg

Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Ulasan Kapan Nanti: Delapan Kisah Surealis tentang Trauma dan Kepahitan Hidup

Ulasan Kapan Nanti: Delapan Kisah Surealis tentang Trauma dan Kepahitan Hidup

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:30 WIB

×