Fakta-fakta JKT48 Terancam Bubar

Rifan Aditya

Minggu, 15 November 2020 | 18:32 WIB
Fakta-fakta JKT48 Terancam Bubar
JKT48 [Instagram/@jkt48]

Suara.com - Grup ido terbesar di Indonesia, yang merupakan versi lain dari AKB48 asal jepang, JKT48 terancam bubar. Grup yang sudah ada di Indonesia sejak 9 tahun lalu ini, dalam keterangan resminya mengatakan sedang mengalami pasang surut pendapatan. Berikut fakta-fakta JKT48 terancam bubar.

Puncaknya pada masa Pandemi Covid-19, manajemen JKT48 terkena dampak yang sangat tajam, sehingga menciptakan masalah keuangan yang besar. Hal itu menyebabkan kemungkinan JKT48 akan bubar. Berikut adalah fakta-fakta JKT48 terancam bubar.

Tujuan JKT48

Grup yang dikelola oleh JKT48 Project, versi lain dari AKB48 asal Jepang ini meramaikan industri musik Indonesia. Dengan konsep idol, JKT48 bermaksud memberikan energi positif kepada orang-orang di Indonesia. Banyak single yang telah diluncurkan, semuanya bertemakan keceriaan, semangat untuk meraih mimpi, dan termasuk ajakan untuk mencintai diri sendiri, sahabat, dan juga lingkungan sekitar.

Kegiatan Terhenti Akibat COVID-19

Kemunculan Covid-19 benar-benar mengubah arah beragam industri. Semua lini terdampak, tak hanya perusahaan kecil di tingkat daerah saja yang merasakan kerugian, melainkan perusahaan besar termasuk manajemen JKT48. Pasalnya, kegiatan grup idol JKT48 harus terhenti.

Kegiatan seperti teater tak bisa dijalankan. Beragam kegiatan utama mereka harus terhenti. Kegiatan utama mereka antara lain pertunjukan teater, handshake event, dan konser. Hal itu menyebabkan pemasukan mereka tak seimbang dengan pengeluaran.  Akhirnya kini manajemen mengalami kesulitan untuk membayar biaya operasional dan staff.

Jumlah Member dan Staff yang Terlalu Besar

Dulu mungkin dirasa tidak terlalu besar karena belanja modal masih berjalan lancar. Akan tetapi, ketika COVID-19 memberikan dampak kerugian yang cukup besar, jumlah member dan staff menjadi sangat besar. Seperti yang kita ketahui jumlah member JKT48 untuk member utamanya ada 48 orang.

baca juga

Akan tetapi, itu belum termasuk siswi akademi. Sehingga total member JKT48 kurang lebih 70 member termasuk siswi akademi. Sedangkan jumlah staff mencapai 50 orang. Dengan jumlah member dan staff sebanyak itu, manajemen grup idola tersebut mengalami kendala. Terutama dalam memberikan gaji dan menghidupi member yang bekerja di sana.

Sudah Berjuang

Sebelum ada kemungkinan bubar, staf dan member sudah mengusahakan cara lain untuk bertahan. Mereka mencoba inovasi kegiatan untuk mempertahankan keberadaan JKT48 di Indonesia. Beberapa kegiatan yang pernah dilakukan seperti live streaming pertunjukan teater dan video call dengan JKT48 member.

Akan tetapi, kegiatan itu masih tidak dapat menyelamatkan ketimpangan belanja modal manajemen JKT48.

Keputusan Terbaik

Ada kemungkinan JKT48 masih dipertahankan di Indonesia. Akan tetapi, keputusan terbaik yang dapat diambil ialah terjadinya pengurangan member dan staff. Pemangkasan ini akan terasa kasar, tetapi hal ini sepertinya langkah terbaik untuk mempertahankan keberadaan JKT48 di Indonesia.

Menurut Anda apa yang akan terjadi pada JKT48 nantinya? Demikian fakta-fakta JKT48 terancam bubar. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melody Ungkap JKT48  Bakal Pangkas Personel dan Stafnya

Melody Ungkap JKT48 Bakal Pangkas Personel dan Stafnya

Bali | Sabtu, 14 November 2020 | 17:30 WIB

Melody Pastikan JKT48 Pangkas Personel dan Stafnya

Melody Pastikan JKT48 Pangkas Personel dan Stafnya

Video | Sabtu, 14 November 2020 | 17:10 WIB

Ada Berapa Banyak Member dan Staf JKT48 yang Akan Dipecat?

Ada Berapa Banyak Member dan Staf JKT48 yang Akan Dipecat?

Video | Sabtu, 14 November 2020 | 12:10 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×